22 Anggota DPRD Malang Diduga Terima Fee Rp 12,5 Juta sampai Rp 50 Juta

    2

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    22 Anggota DPRD Malang Diduga Terima Fee Rp 12,5 Juta sampai Rp 50 Juta


    POS-KUPANG.COM | JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019 sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Pemkot Malang Tahun Anggaran 2015.

    Penetapan 22 tersangka ini adalah bagian dari pengembangan penyidikan KPK pada perkara itu.

    Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengungkapkan, 22 orang itu diduga menerima fee sekeliling Rp 12,5 juta sampai Rp 50 juta dari Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton terkait pelaksanaan kegunaan dan wewenang mereka sebagai anggota DPRD.

    Membaca: Asian Permainan Selesai, Pemerintah Kebut Persiapkan Asian Para Permainan 2018

    “Penyidik menemukan fakta-fakta yang didukung dengan alat bukti berupa surat, keterangan saksi, dan barang elektronik (terkait dugaan itu),” ujar Basaria pada konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/9/2018).

    Mereka diduga menerima gratifikasi terkait persetujuan penetapan rancangan peraturan daerah Kota Malang tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015 sebagai peraturan daerah.

    “Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang itu adalah tahap ketiga. Sampai waktu ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, telah sudah ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK,” papar Basaria.

    Pada tahap pertama, KPK sudah menetapkan mantan Ketua DPRD Kota Malang Arief Wicaksono dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan Pemkot Malang Tahun 2015 Jarot Edy Sulistiyono sebagai tersangka.

    Tahap kedua, KPK sudah menetapkan 19 orang tersangka, dengan spesifikasi Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton dan 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    22 Anggota DPRD Malang Diduga Terima Fee Rp 12,5 Juta sampai Rp 50 Juta

    Sumber