Abu Bakar Baasyir Enggan Berikrar Setia Pancasila, PDIP: Jadi Warga Negeri Lain Saja

12

Loading...

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menanggapi pembebasan tanpa Syarat Abu Bakar Ba’asyir yang enggan menandatangani janji setia kepada Pancasila.

Berdasarkan Hasto, Pancasila dan NKRI adalah biaya mati buat semua warga Indonesia.

Nggak bisa sudah ada satupun yang lepas dari ideologi negeri itu.

Loading...

 
“Semua wagra negeri Indonesia haruslah untuk setia dalam Pancasila dan NKRI. Jadi PDIP amat kokoh di pada melakukan perintah konstitusi itu,” kata Hasto di kantor DPC PDIP Jakarta Timur, Minggu (20/1/2019).

Sekertaris TKN Jokowi-Dengan’ruf ini juga meminta siapapun yang nggak berkomitmen dengan Pancasila untuk cari status warga negeri baru di luar Indonesia.

“Sekiranya nggak ingin memiliki komitmen yang kuat tehadap NKRI sebagai kewajiban warga negeri, ya dipersilahkan untuk jadi warga negeri lain,” jelas Hasto.

Hasto Kristiyanto
Hasto Kristiyanto (Dennis Destryawan/Tribunnews.com)

Oleh sebab itu, Hasto meminta supaya Ba’asyir ingin menandatangi janji setia kepada Pancasila.

Sedangkan PDI Perjuangan tetap komitmen mendukung keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membebaskan terpidana terorisme itu.

Hasto pun menyebut, jika Indonesia pernah beralih dari NKRI ke negeri serikat, tetapi masalah itu justru menggerus sendi-sendi persatuan bangsa.

Oleh karenanya, buat PDI Perjuangan Pancasila dan NKRI adalah biaya mati.

Source link

قالب وردپرس