Anaknya Jadi Bupati di NTT, Ibu Ini Tetap Jualan Sayur dan Hidup Simple di Kampung

    19

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Anaknya Jadi Bupati di NTT, Ibu Ini Tetap Jualan Sayur dan Hidup Simple di Kampung


    BANGKAPOS.COM, KEFAMENANU –┬áPenampilan Margaretha Hati Manhitu (78) yang amat simple, menciptakan siapapun yang ketemu dengannya tidak menyangka jika dia ialah ibu kandung dari Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymundus Sau Fernandez.

    Mengenakan kain sarung dan baju blouse berwarna kuning tanpa alas kaki, Margaretha duduk di depan teras rumahnya yang simple di Desa Bijeli, Kecamatan Noemuti, Kabupaten TTU.

    Di hadapannya, telah terbentang karung putih dan dua bakul berukuran waktu yang berisi buah asam kering.

    Membaca: Duit Jajan Rp 25 Juta Sampai Beasiswa, Ini 8 Hadiah Untuk Johny Gala Siswa Pemanjat Tiang Bendera

    Margaretha juga lantas meluruskan kedua kaki dan langsung menjalankan kegiatan mengupas asam.

    Ditemani dua orang cucu dan seorang kerabatnya, Margaretha yang tidak banyak bicara lantas mengambil satu persatu asam dari pada bakul dan dikupasnya. Sesudah bersih, asam itu kemudian dimasukan ke semacam bakul semisalnya.

    Asam kering yang dipetik dan dipungutnya dari sejumlah pohon asam di dekat rumahnya, dikumpulkan lalu dikupas dan dijual kepada pembeli yang telah menjadi langganannya.

    Duit hasil jualan asam, dipakai oleh Margaretha dan sang suami Yakobus Manue Fernandez (84) untuk kebutuhan makan minum sehari-hari. Rutinitas telah dia kerjakan semenjak anaknya Raymundus Sau Fernandez masuk kecil.

    Menjual asam digunakan bersama suami secara continue semua tahun. Selain menjual asam, Margaretha yang tinggal bersama seorang anak wanita dan menantunya, pun menjual sayur-sayuran di pasar dan mengelola sawah milik mereka.

    Membaca: Si Kanibal Ikut Lomba Agustusan, Sumanto: Lebih Enak Kerupuk daripada Cicak

    Tidak jadi beban

    Walau telah berulang mungkin dilarang oleh anaknya Raymundus untuk berjualan asam dan sayur di pasar, tetapi Margaretha tetap bersikukuh untuk melakukan rutinitasnya .

    Kenyataannya anaknya Raymundus, sudah berhasil besar pada meniti karier politiknya di Kabupaten TTU. Sebelum menjabat sebagai Bupati TTU dua periode (2010-2020), Raymundus pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD TTU di usia 25 tahun dan Wakil Bupati TTU.

    Membaca: Batal di Bulan April, Kebebasan Ahok Dipercepat di Januari, Begini Hitung-hitungan Fifi Lety


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Anaknya Jadi Bupati di NTT, Ibu Ini Tetap Jualan Sayur dan Hidup Simple di Kampung

    Sumber