Banggar Yakin Target Pendapatan di APBD Riau 2018 Masuk Boleh Dinaikkan

    13

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Banggar Yakin Target Pendapatan di APBD Riau 2018 Masuk Boleh Dinaikkan


    Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Alexander

    TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU – Meski Pemprov Riau menyebutkan ogah menaikkan target pendapatan APBD Riau 2019, tetapi pada padahal, waktu pembahasan pendapatan, dari potensi pajak saja telah didapati tambahan sejumlah Rp 77 miliar.

    Salah seorang pimpinan Tubuh Anggaran (Banggar) DPRD Riau, Noviwalfy Jusman menyampaikan, pihaknya hendak terus menggali potensi pendapatan untuk menunjang angka APBD murni 2019 mendatang.

    Membaca: KPU Hanya Masukkan Bacaleg Eks Napi yang Telah Ajukan Sidang Gugatan dan Dikabulkan Bawaslu

    “Kami tak hendak meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk menaikkan pendapatan, kami hanya gali potensinya saja,, kami yakin dengan boleh meningkat sendiri targetnya kelak. Rp 77 miliar baru pada pajak saja,” kata Noviwaldy Jusman kepada Tribun, Rabu (19/9).

    Pria yang akrab disapa Dedet ini pun menyampaikan, pihaknya hendak terus mengupas satu persatu potensi pendapatan dengan TAPD, sehingga pendapatan boleh bertambah.

    Ditambahkannya, pada pembahasan itu, didapati potensi terbesar APBD 2018 terletak pada pendapatan pajak Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

    Membaca: Sejumlah 67 Orang Meninggal Diakibatkan Kecelakaan Kendaraan Roda Dua di Pekanbaru

    “Kalau angka target pendapatan telah disepakti, maka dari itu Banggar bersama TAPD hendak membahas belanja setelah itu. Sekeliling akhir November kami kasih waktunya,” katanya.

    Sebelumnya, Noviwaldy Jusman menyampaikan, pihaknya memaklumi keadaan perekonomian tahun ini tak lebih baik dari tahun 2018 ini, sebab , pihaknya tak memberikan target tertentu untuk meningkatkan target pendapatan tahun depan.

    “Kami tak berikan target, dan tak dipaksakan. Kami pahami keadaan ekonomi kini pastinya tak sebaik tahun kemudian, sehingga kami minta naiknya rata-rata nasional saja, dengan meningkatkan di semua potensi pajak itu,” kata Noviwaldy Jusman kepada Tribun.

    Dikatakannya, pihak Banggar hendak membahas satu persatu pos anggaran di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, lalu melihat potensi untuk meningkatkan pendapatan di OPD itu.

    “Kami bahas satu persatu potensi dari OPD itu, kemarin telah di pada pajak kendaraan bermotor sejumlah Rp 77 miliar, retribusi pun sekian,” imbuhnya.

    Membaca: Masuk Banyak ‎Kontraktor Belum Daftarkan Pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan di Rohul

    Dikatakannya, sejumlah pos pendapatan dikenal angkanya cukup kecil, itulah nantinya yang hendak dibahas pihaknya bersama TAPD.

    “Senin depan kami minta hadirkan semua OPD yang berpotensi mempunyai retribusi. Contohnya di Dinas PU, miliki aula yang disewakan kepada penduduk. Kenyataannya sering disewakan. Lalu di Tubuh Penghubung contohnya, harga pendapatannya kok kecil di sana, kenyataannya terus dipakai penginapannya, dan fasilitas semisalnya, begitu pun pendapatan di pos-pos yang lain,” katanya. (ale)


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Banggar Yakin Target Pendapatan di APBD Riau 2018 Masuk Boleh Dinaikkan

    Sumber