Bantah Kesurupan, Bukannya Datangkan Tim Medis, Pihak Sekolah Malah Minta Bantuan Rohaniawan

    4
    Loading...

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Bantah Kesurupan, Bukannya Datangkan Tim Medis, Pihak Sekolah Malah Minta Bantuan Rohaniawan


    TRIBUNJOGJA.COM – Sepuluh siswa SMP 1 Wates dikabarkan menjalani kesurupan usai mengikuti upacara bendera, Senin(27/8/2018).

    Tetapi kabar itu dibantah oleh pihak sekolah.

    Kepala Sekolah SMPN 1 WatesTjatur Suratiningsih siswanya bukan kesurupan tetapi sakit sebab keadaan fisiknya menurun diduga kecapekan sesudah mengikuti serangkaian pawai baris-berbaris dan karnaval peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia sejumlah masa kemudian.

    Tetapi walau menyampaikan siswanya sakit, pihak sekolah bukan mendatangkan tim medis, melainkan mengundang sejumlah orang yang mereka sebut sebagai rohaniawan untuk mengobati siswa.

    Orang-orang juga tampak membawa air mineral beserta garam, dupa, kemenyan sampai daun kelor serta merapalkan sejumlah doa pada cara penanganan terhadap siswa itu.

    Membaca: Sepuluh Siswa SMPN 1 Wates Kesurupan

    Tidak hanya , siswa semisalnya pun dituntut untuk menggelar doa dan tadarus di kelas masing-masing.

    Tjatur menyampaikan, orangtua dari siswa bersangkutan pun sudah diberitahu dan sejumlah di antaranya telah mendatangi sekolah. Aktivitas belajar siswa setelah itu tetap berjalan semisal biasa walau sudah ada kejadian itu.

    “Siswa tak dipulangkan sebab boleh ditangani di sini dan mereka tak pulang. Jadi, aktivitas belajar tetap berjalan,” kata Tjatur.

    Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pembinaan SMP, Disdikpora Kulonprogo, Jujur Santoso pun menyebut kejadian bukan kesurupan.

    Siswa diyakininya hanya sakit kecapekan sesudah bermacam kegiatan yang menguras energi belakangan ini.

    Kejadian siswa histeris pada hari menurutnya peristiwa pertama yang terjadi di sekolah itu.

    “Mereka menjerit, mungkin sebab otot kaku dan tegang kemudian berteriak histeris. Kita mendatangkan rohaniawan sesuai keyakinan siswa sebab kita bukan peneliti untuk menyelesaikan kejadian ,” kata Jujur.(tribunjogja)


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Bantah Kesurupan, Bukannya Datangkan Tim Medis, Pihak Sekolah Malah Minta Bantuan Rohaniawan

    Sumber

    Loading...
    BAGIKAN