Info Menarik Terbaru – ini ialah berita hangat waktu ini, yakni tentang BBPOM Belum Dapat Awasi Jual Beli Makanan Ringan di Media Sosial, Penduduk Diimbau Begini!


Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG – Bandung adalah satu di antara beberapa kota yang warganya banyak memproduksi makanan ringan dan diperjualbelikan lewat media sosial.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung, Abdul Rahim, menyampaikan, pihaknya belum dapat mengontrol peredaran makanan yang diperjual belikan lewat media sosial itu.

“Diedarkan di media sosial kami belum dapat kontrol. Mereka tidak punya catatan. BPOM belum dapat mengontrol,” katanya kepada Tribun Jabar, Kamis (7/12/2017), di kantornya.

Tetapi, dia mengimbau kepada penduduk supaya menjadi konsumen yang cerdas.

Membaca: KPK Ingatkan Penerima Dana Hibah Untuk Menolak Orang yang Pura-pura Membantu

Penduduk, sambungnya, mesti memastikan makanan itu udah mempunyai izin edar dan terdaftar di BPOM atau dinas kesehatan.

“Kita mengimbau kepada penduduk yang penasaran membeli makanan di media sosial. Pastikan makanan itu udah sudah ada izin edar. Di kemasan tepat tertera. Terdaftar dari BPOM maupun dari Dinas Kesehatan. Sudah ada dua registrasi makanan. Yang resiko rendah di Dinas Kesehatan. Yang resiko tinggi seperti makanan buatan pabrikan besar di BPOM,” kata Abdul.

Makanan yang didaftarkan di BPOM atau dinas kesehatan, lanjutnya, tepat hendak lewat proses penilaian.

“Sehingga poinnya bagi penduduk. Apakah makanan itu udah terdaftar. Jika didaftarkan di BPOM. Udah lewat proses penilaian bahwa bahannya itu menarik dan diproduksi secara baik,” katanya.

Kepada produsen makanan, khususnya skala rumahan, yang mana makanan itu mempunyai waktu simpan lebih dari satu minggu, Abdul menyampaikan produk makanan itu wajib didaftarkan.

“Kebanyakan orang memproduksi makanan yang waktu simpannya lebih dari satu minggu wajib didaftarkan. Kenapa wajib didaftarkan? Kami mencegah yang seperti ini (beredarnya narkotika dalam bentuk makanan yang diperjual belikan lewat media sosial). Jika didaftarkan kan ketahuan. Tidak apa-apa penjual memperjual belikan, (tetapi) penduduk mesti cerdas. Tanya dahulu, apakah udah terdaftar terlebih dulu,” katanya. Info Menarik Terbaru


terima kasih udah membaca information tentang BBPOM Belum Dapat Awasi Jual Beli Makanan Ringan di Media Sosial, Penduduk Diimbau Begini!

source

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here