Begini Gerakan Literasi Koperasi Cegah Rentenir

    17

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Begini Gerakan Literasi Koperasi Cegah Rentenir


    Oleh Dr. Wara Sabon Dominikus, M.Sc
    Dosen Undana, Ketua Puskopdit BK3D Timor

    POS-KUPANG.COM – Seminar dengan tema: Revitalisasi Koperasi Menuju Kesejahteraan Anggota dan Gerakan Menolak Rentenir Berkedok Koperasi adalah salah satu bentuk aktivitas HUT ke-71 Koperasi Tingkat Provinsi NTT di Ruteng 6 Juli 2018.

    Nara sumbernya Deputi Bidang Kelembagaan dan Deputi Bidang Kepengawasan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT dan Ketua KSP KOPKARDIOS Ruteng.

    Praktik rentenir berkedok koperasi atau lembaga keuangan semisalnya amat meresahkan penduduk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan penduduk kebanyakan serta mencoreng citra koperasi. Bahkan penduduk juga memandang koperasi tidak beda dengan praktik rentenir. Mengapa?

    Rentenir amat dekat dan familiar dengan penduduk semenjak dahulu. Bentuk rentenir berubah wajah dari masa ke masa. Di waktu kemudian rentenir digunakan orang per orang. Belakangan ini rentenir timbul pada bentuk koperasi.

    Rentenir timbul pula pada bentuk lembaga keuangan lain yang lalu dikategorikan sebagai investasi bodong oleh OJK. Rentenir berkedok koperasi tak melakukan jati diri dan prinsip koperasi sebagaimana diamanatkan UU Nomor. 25 Tahun 1992.

    Rentenir berkedok koperasi memberikan pinjaman simple tetapi dengan tingkat suku bunga pinjaman amat tinggi yaitu 20 -50 % per bulan. Sebab biasanya amat simple dan cepet pemberian pinjaman itu, maka dari itu penduduk yang terdesak hendak modal usaha sering menjadi sasaran empuk para rentenir.

    Skema pinjaman rentenir sebagai berikut: pemberian pinjaman modal usaha Rp 1.000.000,-dengan potongan di depan (penyebab untuk ditabung) 10 %, dan angsuran Rp 40.000,-per hari selama 30 hari.

    Secara matematis pinjaman Rp 1.000.000, diterima peminjam hanya Rp 900.000 tetapi total yang dibayar Rp 1.200.000,-atau dengan tingkat suku bunga pinjaman 30 % per bulan.

    Ini modus rentenir untuk menyasar penduduk pelaku UMKM yang terdesak modal usaha sebab tak miliki akses ke lembaga keuangan lain.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Begini Gerakan Literasi Koperasi Cegah Rentenir

    Sumber