Beri Pemahaman tentang BPJS Kesehatan, Diskominfo Kulonprogo Gelar Sosialisasi

    20

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Beri Pemahaman tentang BPJS Kesehatan, Diskominfo Kulonprogo Gelar Sosialisasi


    TRIBUNJOGJA.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kulonprogo menggelar sosialisasi tentang Tubuh Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kepada Kelompok Info Penduduk (KIM) se-Kulonprogo, Kamis (12/7/2018).

    Masalah ini digunakan untuk memperdalam pemahaman penduduk terhadap software Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Segar (KIS).

    Membaca: BPJS Kesehatan Kembangkan Sistem Rujukan Online

    Sekretaris Diskominfo Kulonprogo, Heri Darmawan pada keterangannya, Jumat (13/7) menyampaikan, pemahaman penduduk terhadap software JKN-KIS masuk kurang mendalam. Kenyataannya, software boleh memepermudah keperluan layanan dan akses kesehatan penduduk. Software menjadi jaminan kesehatan yang mesti dimiliki penduduk, khususnya penduduk tak bisa sebagaimana diatur pada UUD 1945. Maka dari itu , sosialisasi lewat KIM ini digunakan dengan harapan info kebijakan BPJS boleh disebarluaskan lebih jauh kepada penduduk.

    “Ini pun menjadi tips untuk menamngkal info hoax seputar BPJS yang tambah menjamur di waktu kini. Dengan sosialisasi ini semoga penduduk tambah paham tips pendaftaran dan penggunaannya,” kata Heri pada Tribunjogja.com.

    Kepala BPJS Kesehatan wilayah Sleman dan Kulonprogo, Bijak Prasetya Nur Susilo Putro menyampaikan secara garis besar software yang ditangani BPJS meliputi urusan kesehatan dan ketenagakerjaan.

    Terkait layanan kesehatan, penyakit oleh karena selain kecelakaan kerja dan kecelakaan lalulintas ditangani langsung oleh BPJS Kesehatan yang hendak mengurus pembiayaannya dan lain-lain. 

    Membaca: Peserta BPJS Kesehatan Meninggal? Begini Prosedur Penghentian Iuran

    “Jika sudah ada sakit sebab kecelakaan kerja, berarti kelak ditangani BPJS Ketenagakerjaan,” kata Bijak.

    Adapun penerima kegunaan BPJS terbagi pada dua golongan. Yaitu, golongan Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tersusun daripada fakir miskin, orang tak bisa, dan masyarakat yang didaftarkan oleh pemerintah daerah.

    Selain itu Golongan Bukan PBI ialah para pekerja penerima upah (PNS, TNI/ POLRI, DPR), Pekerja Bukan Penerima Upah (Notaris, dokter, pedagang), dan Bukan Pekerja (Pensiunan, veteran, investor). 

    “Golongan PBI tetap membayar iuran per bulan tetapi iurannya dibayarkan oleh pemerintah. Selain itu non PBI membayar iuran sendiri dengan memotong pendapatannya,” kata dia.  


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Beri Pemahaman tentang BPJS Kesehatan, Diskominfo Kulonprogo Gelar Sosialisasi

    Sumber