Biaya Telur Meningkat Drastis di Kota Tegal, Para Pemilik Warteg Galau

    15

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Biaya Telur Meningkat Drastis di Kota Tegal, Para Pemilik Warteg Galau


    Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

    TRIBUNJATENG.COM, TEGAL – Biaya telor di Kota Tegal merangkat meningkat menjadi Rp 26.500/kg.

    Biaya meningkat sejumlah Rp. 8.500 dari sebelumnya yang berkisar Rp 18 ribu/kg.

    Kenaikan itu dikeluhkan para pedagang warung tegal (Warteg).

    Harti, satu di antara pemilik usaha warteg di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Sumurpanggang, Kecamatan Margadana, mengaku kesulitan atas tingginya biaya telur.

    Tetapi, dia tetap menjual telor yang menjadi lauk-pauk favorit dengan tak menaikkan biaya alias normal.

    Tujuannya, mempertahankan pembeli.

    Harti mengemukakan, telur adalah sajian haruslah yang paling banyak terjual.

    “Jika warteg tak sudah ada telOr, hendak kurang saat. Walau biaya telur di pasaran meningkat, kita tak menaikkan biaya,” kata Harti kepada Tribunjateng.com.

    Kenaikan biaya telor pastinya dialami cukup berat buat pengusaha warteg.

    Jika ikut menaikkan biaya menu telor, bisa menurunkan omzet atau keuntungan.

    Ya mengungkapkan, semua telor yang diolah, per butir dijual Rp 3.000.

    Menunya boleh telor rebus, balado, dadar atau ceplok.

    Buat Harti, biaya olahan telornya tak berubah semenjak Lebaran hingga hari ini.

    “Demi pelanggan, olahan telur di warteg tetap kita jual dengan biaya yang sama,” tambahnya.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Biaya Telur Meningkat Drastis di Kota Tegal, Para Pemilik Warteg Galau

    Sumber