Bisa Perak Atletik Asian Permainan 2018, Kemudian Muhammad Zohri dkk Disiapkan sampai Olimpiade 2024

    4
    Loading...

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Bisa Perak Atletik Asian Permainan 2018, Kemudian Muhammad Zohri dkk Disiapkan sampai Olimpiade 2024


    SURYA.co.id | JAKARTA – Tim estafet 4 kali 100 meter putra Indonesia menciptakan note luar biasa di atletik Asian Permainan 2018. Tim Indonesia meraih medali perak pada ajang pesta olahraga terbesar di Asian di lintasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, Kamis (30/8/2018) malam.

    Medali emas untuk estafet 4 kali 100 meter Asian Permainan 2018 direbut Jepang. Tim Jepang  sukses finis dengan note masa 38,16 detik.  

    Selain itu tim estafet Indonesia yang menurunkan Fadlin, Kemudian Muhammad Zohri, Eko Rimbawan, dan Bayu Kertanegara berada di belakang pelari Jepang. kemudian Muhammad Zohri dkk mencatat masuk garis finis di final dengan note masa 38,77 detik.

    Kemudian Muhammad Zohri dkk sukses mempersembahkan medali perak Asian Permainan nomor 4×100 meter putra yang pertama untuk Indonesia semenjak 1966.

    Atas prestasi luar biasa Kemudian Muhammad Zohri dkk ini, Pengurus Besar Persatuan Atletik Semua Indonesia (PB PASI) mersa bangga dan memberi apresiasi tinggi. 

    Sekretaris Jendral PB PASI Tigor menyebutkan, para pelari yang masuk berusia muda di tim estafet itu hendak diproyeksikan sampai Olimpiade Paris 2024.

    “Tim ini tidak hanya dipersiapkan untuk Olimpiade Tokyo 2020, tapi pun 2024 di Paris. Kali 2024, Zohri kelak hendak berusia 24 tahun. Di situlah usia emasnya,” kata Tigor dikutip di BolaSports.com.

    “Lalu Bayu, kini usianya 21 tahun. Enam tahun lagi, dia telah 27 tahun. Sekian pula dengan atlet muda semisalnya. Di Paris kelak, atlet-atlet kami hendak lebih matang,” tegas Tigor.

    Di atletik estafet 4 kali 100 meter putra, Kemudian Muhammad Zohri menjadi pelari paling muda.

    Atlet asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) lahir pada date 1 Juli 2000, atau sekarang sudah berusia 18 tahun.

    Setelah itu, pelari termuda kedua yaitu Bayu Kertanegara. Pelari asal  DKI Jakarta ini lahir pada 15 Desember 1997  atau usianya 21 tahun.

    Lalu, pelari termuda ketiga ialah Eko Rimbawan. pelari asal Kalimantan Tengah lahir pada 29 Juli 1995  atau berusia 23 tahun.

    Sementara Fadlin menjadi pelari paling senior di tim. Pria asal Lombok, Nusa Tenggara Barat lahir pada 28 Oktober 1989  atau usia 28 tahun.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Bisa Perak Atletik Asian Permainan 2018, Kemudian Muhammad Zohri dkk Disiapkan sampai Olimpiade 2024

    Sumber

    Loading...