Buaya Mentaya Sergap Pria yang Akan Gosok Gigi di Tepi Sungai

22

Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
Buaya Mentaya Sergap Pria yang Akan Gosok Gigi di Tepi Sungai

Liputan6.com, Sampit – Buaya di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali menerkam warga Desa Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, waktu ya beraktivitas di sungai.

“Korban telah diberikan pertolongan medis. Kita telah dan terus mengimbau penduduk meningkatkan kewaspadaan waktu beraktivitas di sungai,” kata Camat Pulau Hanaut, Eddy Mashami di Sampit, Sabtu (14/7/2018), dilansir Antara.

Korban keganasan buaya yang mungkin ini ialah Tasman (45). Kejadiannya sekeliling pukul 05.30 WIB di pinggir sungai di dekat rumah korban.

Waktu kejadian, korban bermaksud mencuci muka dan menggosok gigi. Waktu , keadaan sungai waktu pasang dan hari belum terlalu terang.

Korban diduga tak menyadari kehadiran buaya di sekeliling lanting kandang dia beraktivitas. Tanpa diduga, timbul buaya cukup besar dan langsung menerkam kaki kanannya.

Korban berusaha sekuat tenaga melawan dan melepaskan diri dari gigitan buaya. “Untungnya usaha sukses dan buaya melepaskan gigitannya.”

Korban lalu berteriak meminta tolong kepada anak dan istrinya. Diakibatkan kejadian , korban menderita luka di sekeliling tumit dan lutut kanan. Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bapingan untuk diobati.

Buaya pastinya sering timbul. Makanya, kita mengingatkan penduduk untuk selalu waspada,” kata Eddy.

 

 

Kejadian Ketiga

Ilustrasi Foto Buaya (iStockphoto)

Kejadian adalah ketiga kalinya buaya menerkam warga sepanjang 2018 ini. Sebelumnya, dua warga Desa Ganepo, Kecamatan Seranau diterkam buaya waktu mereka beraktivitas di sungai pada lokasi dan masa tidaksama.

Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi mengimbau penduduk meningkatkan kewaspadaannya waktu beraktivitas di sungai. Problem itu cukup tidakmudah ditangani sebab buaya hidup secara liar di sungai.

“Aku meminta camat dan kepala desa supaya mengimbau penduduk dan menjalankan bermacam cara pencegahan. Pemerintah daerah pun berkoordinasi dengan bermacam pihak untuk mengatasi problem ini,” kata Supian.

Populasi buaya di Sungai Mentaya diprediksi cukup banyak, khususnya di sekeliling Pulau Lepeh, semacam pulau yang terletak di tengah sungai. Buaya mengincar kawasan permukiman sebab diduga habitatnya rusak sehingga makin tidakmudah menemukan masakan.

Semua tahun kasus terkaman buaya selalu terjadi. Bahkan, sudah ada sejumlah korban yang jenazahnya tak ditemui sampai kini.

Tonton video opsi berikut ini:


terima kasih telah baca informasi tentang
Buaya Mentaya Sergap Pria yang Akan Gosok Gigi di Tepi Sungai

Sumber