Cerita Benny Moerdani Banting Baret Merah Kopassus Gara-gara Masuk Tidak Terima Kejadian Waktu Kemudian

    29

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Cerita Benny Moerdani Banting Baret Merah Kopassus Gara-gara Masuk Tidak Terima Kejadian Waktu Kemudian


    TRIBUNJABAR.ID – Suatu hari di tahun 1985, Jenderal Benny Moerdani menghadiri undangan Kopassus yang semula bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD).

    Dijelaskan pada buku Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando karya Hendro Subroto, Benny yang kali menjabat sebagai Panglima TNI dituntut untuk memberikan baret merah kehormatan Kopassus kepada Raja Malaysia, Yang Dipertuan Agung Sultan Iskandar.

    Sebelum acara dimulai, ya beristirahat di ruang Komandan Kopassus Brigjen Sintong Panjaitan.

    Di sana sudah ada pula KASAD Jenderal Try Sutrisno, Wakil KASAD Letjen TNI Edi Sudrajat dan Wakil Komandan Kopassus Kolonel Kuntara.

    Sudah ada kejadian mengejutkan di ruangan waktu ditempati para perwira tinggi TNI .

    Kali Brigjen Sintong memberikan baret merah kehormatan Kopassus, Benny membanting baret ke meja dan akhirnya jatuh di lantai.

    Sontak orang-orang di ruangan terkejut kali melihat Benny begitu emosi dan berwajah seram.

    Usut miliki usut, langkah Benny berkaitan dengan cerita waktu lampau.

    Benny Moerdani masuk tak terima dan marah terkait dirinya yang pernah didepak sebagai anggota RPKAD alias Kopassus di zaman kepemimpinan Kolonel Moeng Parhadimulyo.

    Kronologinya bermula kali Benny masuk jadi bagian dari RPKAD dan ikut terlibat pada pembebasan Irian Barat pada tahun 1962.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Cerita Benny Moerdani Banting Baret Merah Kopassus Gara-gara Masuk Tidak Terima Kejadian Waktu Kemudian

    Sumber