Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Apresiasi Kinerja Gubernur M.Ridho Ficardo

    16

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Apresiasi Kinerja Gubernur M.Ridho Ficardo

    TRIBUNLAMPUNG.CO.ID BANDARLAMPUNG—Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo menerima kunjungan silaturahmi dari Industri Jasa Keuangan Provinsi Lampung di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin (13/8) malam.

    Pada silaturahmi itu hadir bermacam instansi, lembaga dan perusahaan keuangan, dan asuransi yang tergabung pada Forum komunikasi industri jasa keuangan (FK-IJK) Provinsi Lampung. Diantaranya ialah Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD), OJK Lampung serta bermacam perwakilan kepala cabang bank di Lampung.

    Pemprov
    Pemprov (Istimewa)

    Kepala OJK Provinsi Lampung Indra Krisna menyebutkan amat berterimakasih kepada Gubernur Lampung sebab diberi keemoatan dan masa untuk bersikaturahmi.

    “Aku mengetahui pak Gubernur jadwalnya padat oleh karenanya aku mewakili teman-teman industri jasa keuangan Provinsi Lampung berterimakasih sebab diberi kesempatan dan masa untuk bersilaturahmi, bahkan boleh disambut di kandang yang luar biasa ini, di Mahan Agung yang sebelumnya hanya boleh kita lihat dari luar saja,” kata Indra Krisna

    Pada kesempatan itu Indra pun mengapresiasi kenerja Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo, dimana selama waktu kepemimpinannya, pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tercatat sebanyak 5,21 persen lebih tinggi dibandingkan Se-Sumatera yang hanya 4,46 persen di tahun 2017. Bahkan lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yaitu 5,06 persen.

    Tak hanya pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi Provinsi Lampung juga bisa dikendalikan dengan baik sebanyak 3,02 % sepanjang 2017. Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan inflasi Sumatera dan nasional sebanyak 3,31 % dan 3,61 %.

    Dengan keadaan yang sekian baik, Indra Krisna menyebutkan bahwa FK-IJK selalu siap memberikan kontribusi positif untuk mendukung bahkan mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung.

    Menanggapi masalah itu Gubernur Ridho menuturkan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung dahulu kurang kondusif, terutama dari sisi keamanan. Tetapi sekian hari ini kondisinya telah amat baik.

    “Dahulu pertumbuhan ekonomi di Lampung kurang baik, selain dari sisi keamanan timbul pun raja-raja kecil yang bermain. Tetapi hari ini kondisinya telah amat tidaksama, berbalik 180 derajat. Peluang-peluang telah tambah terbuka, sektor usaha bergerak amat cepet dan dinamis. Tentu ini pun berkat dukungan dari bapak-bapak setiap,” papar Ridho.

    Gubernur Ridho pun mengatakan bahwa daya saing Provinsi Lampung naik pesat selama tiga tahun paling akhir ini. Dari posisi 25 Nasional pada tahun 2015 menjadi peringkat 11 diawal tahun 2018. Selain pertumbuhan ekonomi Lampung nomor tiga di Sumatera sesudah Sumatera Barat dan Sumatera Selatan.

    “Alhamdulillah kami Nomor.3 di Sumatera, tetapi aku optimis kami boleh naik lebih jauh lagi. Jika di Sumatera Selatan aku yakin sebab sudah ada Asian Permainan jadi perkembangannya naik sementara, selain itu di Sumatera Barat aku tak mengetahui apakah sebab hitung-hitungan kalkulatornya yang pinter atau gemana, tetapi aku optimis pertumbuhan ekonomi Lampung boleh lebih naik lagi,” papar Gubernur Ridho sambil sedikit bergurau.

    Lebih lanjut, pada silaturahmi itu Gubernur Ridho pun menekankan supaya Industri Jasa Keuangan bisa menolong dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lampung sehingga bisa meningkatkan perekonomian penduduk.

    “Lokomotif kami ialah sektor keuangan, oleh sebab sebaiknya kalau software tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) pun dipakai untuk pemberdayaan UMKM. Contohnya bekerjasama dengan dinas pemerintah atau bergerak mandiri untuk menjalankan pemberdayaan supaya UMKM bisa memenuhi syarat perbankan (bankable),” tutup Ridho.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Apresiasi Kinerja Gubernur M.Ridho Ficardo

    Sumber