Gubernur Sugianto Sebut Jalan Banjir Bukitrawi Dibangun Jalan Layang, Dana Tahap Awal Rp 65 Miliar

20

Loading...

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA – Jalan dilanda banjir sejuah lima kilometer yang kerap terjadi di Desa Bukitrawi, Kabupaten Pulangpisau, Kalimantan Tengah, tahun 2019 ini mulai ditangani oleh Pemerintah Pusat dengan membangun jalan layang.

Kepastian pembangunan jalan layang atau fileslap itu diungkapkan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, kepada pers, sesudah sudah ada kepastian pembangunanya yang mulai dilakukan pada tahun 2019 ini.

Jalan banjir sejauh lima kilometer di Desa Bukitrawi itu adalah jalan penghubung trans kalimantan poros tengah yang selama ini dipakai warga untuk bepergian dari Palangkaraya menuju,Banjarmasin (Kalsel) dan menuju Gunungmas, Buntok, Muara Teweh, Tamiyang Layang maupun ke Purukcahu.

Loading...

Pengendara merasa direpotkan dengan keadaan banjir itu, sehingga, jika banjir parah maka dari itu sepeda motor terpaksa memakai kapal kelotok untuk diseberangkan lewat parit yang sudah ada di pinggiran jalan, dengan melintasi banjir yang merendam jalan dengan membayar dana tetentu.

Baca: Kalteng Putra Gaet Gelandang Persija Sandi Sute dan Striker Persebaya Ferinando Pahabol di Liga 1

Baca: Pria Tidak Identitas Tewas Dianiaya, Sudah ada Tato Bertuliskan Winda Yang Selalu Tersakiti

Baca: Respons Maia Estianty Tentang Karma yang Waktu Bersama Irwan Mussry Al El Dul, Sindir Ahmad Dhani?

Baca: Respons Billy Syahputra Atas Video Viral Adiknya Uta Syahputra Ketika Liburan Bareng Hilda Vitria

“Kita kebanyakan meningkat kelotok , demikian pun dengan kendaraan sepeda motor, pun meningkat kelotok dengan membayar sampai Rp50 ribu sekali berlayar untuk menjauhi banjir. Tentu jika jalan diperbaiki nggak butuh mengeluarkan duit lagi,” katanya, Kamis (3/1/2019).

Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran , memastikan pembangunan jalan layang untuk menjauhi banjir di Jalan Bukitrawi hendak dilakukan mulai tahun ini dengan dana Rp65 miliar dikerjakan berrahap dengan langkah multiyears.

“Tahun ini dikucurkan dana Rp65 miliar, dan tahun berikutnya pun demikian yang diperbaiki sejauh 3,5 kilometer yang adalah jalur paling parah dilanda banjir.Jalur Palangkaraya- Buntok nggak hendak banjir lagi kedepannya dengan pembangunan itu,” katanya.

Pengendara Dapat Dua Jalur

PEMBANGUNAN Jalan terendam banjir di Bukitrawi, Kabupaten Pulangpisau, Kalteng dengan langkah membangun jalan layang yang hendak dilaksanakan secara bertahap dalam titik jalan yang paling parah sejauh tiga kilometer pun tetap hendak memanfaatkan jalan lawas yang terendam banjir.

Baca: 33 Link Pengumuman Hasil CPNS 2018, Hasil Tes SKB Dari Kemenkes Kemenkumham Sampai Kemenkeu

Baca: Longsor Cisolok Sukabumi, Cindy Melihat 12 Keluarga Terkubur, Korban Meninggal Capai 19 Orang

Baca: Rencana Ammar Zoni Dibocorkan Cholidi Asadil Alam, Sesuai Ramalan Mbah Mijan Nikahi Irish Bella?

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Inggris Live RCTI Manchester City Vs Liverpool Jumat (4/1) Pagi Hari

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kalimantan Tengah, Salahuddin, kali dikonfirmasi terkait pembangunan jalan layang di Desa Bukitrawi, Kabupaten Pulangpisau menyampaikan, jalan dilokasi rawan banjir itu dapat digunakan untuk dua jalur.

Dia mengaskan, hendak sudah ada dua jalur jalan yang dapat digunakan di lokasi banjir sejauh tiga kilometer itu, yaitu jalan layang dibagian atas dan jalan biasa dalam bagian bawah pun dapat dimanfaatkan, sehingga sudah ada dua jalur yang dapat digunakan, kali nggak terjadi banjir.

“Kita pun masuk melaksanakan pembebasan lahan untuk lokasi rawan banjir itu, sebab pembangunan jalan layang pun tetap memfungsikan jalan lawas yang sudah ada di bagian bawah.Tentu harapannya dua jalur itu dapat digunakan pengendara yang melintas lokasi itu,” katanya.
(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Source link

قالب وردپرس

BAGIKAN