Humas Unnes : Sudah ada Kekeliruan Pada Penerbitan Dari Litera, Soal Dugaan Plagiat Jurnal Litera

    19

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Humas Unnes : Sudah ada Kekeliruan Pada Penerbitan Dari Litera, Soal Dugaan Plagiat Jurnal Litera


    Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Mengenai dokumen digital, yang mengatasnamakan Jurnal Litera UNY yang menyatakan, untuk karya Fathur Rokhman tak asli, Unnes menanggapi bahwa Jurnal Litera itu, tak terkesan profesional dan menyudutkan salah satu pihak .

    Disampaikan oleh, Kepala UPT Humas Unnes, Hendi Pratama, harusnya yang menerbitkan surat pernyataan dari Litera, ialah Pejabat Pengelola Info dan Dokumentasi (PPID) UNY.

    “Tetapi pada masalah ini, justru diterbitkan langsung oleh Litera, dan masalah menjadi tak pas,” ujarnya, kali dihubungi, oleh awak media, Jumat, (13/7/2018).

    Lalu, Hendi, pun mengatakan, kalau Litera memperoleh aduan terkait dugaan plagiat, harusnya pihak Litera menjalankan klarifikasi terhadap orang yang diadukannya itu.

    Selain , beber Hendi, Litera harusnya menjalankan pemeriksaan similaritas semenjak awal sebelum jurnal milik Fathur Rokhman diterbitkan oleh pihaknya.

    “Masalah ini, Fathur Rokhman merasa tak pernah diklarifikasi. Pada surat pun langsung berisi vonis, tak membuka ruang, bahwa Fathur sama sekali mengetahui sudah ada jurnal di tahun 2003 ,” bebernya.

    Hendi pun menilai, jurnal Litera sebelumnya, tak menjalankan investigasi secara komprehensif. Kenyataannya, lanjutnya, sudah ada fakta-fakta semisalnya yang mesti diperiksa. Salah satunya, fakta hasil temuan tim investigasi Unnes yang telah dilaporkan kepada Menteri Ristekdikti.

    “Masalah ini amat memperlihatkan kalau jurnal Litera tak profesional,” jelasnya.

    Hendi mengaku, hendak mengadukan persoalan itu kepada Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual Kemenristekdikti, Komisi Info Pusat Republik Indonesia, dan Komisi Ombudsman Republik Indonesia, atas maladministrasi pelayanan publik yang menimbulkan bocornya dokumen negeri yang tak memenuhi standar di media sosial.

    “Kalau kelak ditemui unsur pencemaran nama baik, maka dari itu kita pun hendak menempuh jalur hukum,” ujarnya.

    Dimana kasus ini, mencuat, ketika jurnal Litera UNY menerbitkan surat pernyataan tertanggal 12 Juli 2018 yang menyatakan, kalau karya ilmiah Rektor Unnes, Fathur Rokhman tak asli.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Humas Unnes : Sudah ada Kekeliruan Pada Penerbitan Dari Litera, Soal Dugaan Plagiat Jurnal Litera

    Sumber