Ini yang Digunakan Orang Tua di Garut Untuk Lestarikan Musik Keroncong

    10

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Ini yang Digunakan Orang Tua di Garut Untuk Lestarikan Musik Keroncong


    Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

    TRIBUNJABAR.ID, GARUT – Bermacam tips digunakan oleh sekelompok orang untuk meluapkan ekspresi, salah satunya lewat musik asli dari Indonesia, yaitu keroncong.

    Seakan tidak tergerus dengan kemunculan musik – musik modern, musik keroncong ini masuk diperankan oleh sejumlah orang tua di Kabupaten Garut.

    Kelompok musik keroncong, itu yaitu Orkes Keroncong Sinar Pusaka, dikenal, grup musik keroncong ini satu – satu yang masuk bertahan di Kabupaten Garut.

    Berpersonelkan Totong Sudiana (vokal), Hen – Hen (bass), Yana (guitar), Yus (ukulele) , Arimbo (saxophone, biola, dan flute), dan Hana (vokalis). Orkes keroncong ini sebagian besar adalah purna bakti Tentara Nasional Indonesia (TNI).

    Kim Jeffrey Kurniawan Pernah Mau Jadi Petenis

    Untuk boleh menyaksikan grup musik ini, semua Minggu dini di kawasan car gratis day (CFD) Garut, selalu menggelar panggung jalanan, tepatnya di halaman Kantor Bakorwil Jabar, Jalan Ahmad Yani.

    Vokalis dari Orkes Keroncong Sinar Pusaka, Totong, menyatakan, grup itu ialah lanjutan dari generasi terdahulu, yang sebelumnya bernama Star Garut dan sempat eksis pada zaman 80 – 90an.

    “Masa , waktu masuk Star Garut, selalu mengisi pada aktivitas – aktivitas di Gedung Pendopo,” kata Totong di kawasan CFD Garut, Jalan Ahmad Yani, Minggu (19/8/2018).

    Pada lima tahun, Star Garut ini diubah oleh generasi setelah itu yaitu Sinar Pusaka. Yang mempunyai filosofi, bahwa musik keroncong mesti tetap dilestarikan dan jangan hingga padam.

    “Terutama untuk generasi muda jangan melihat keroncong ialah musik orang tua, akhir – akhir ini telah banyak pun anak muda yang membawakan musik modern yang diaransemen keroncong, menjadi lebih harmoni,” ujarnya.

    Selama masuk diberi kesempatan untuk bermusik, kata Totong, ya bersama – sama rekan semisalnya hendak terus menggelar panggung jalanan di kawasan CFD Garut.

    “Kita telah berada diusia senja dan tepat berhenti, siapa lagi yang mesti melanjutkan jika bukan anak muda,” ujarnya.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Ini yang Digunakan Orang Tua di Garut Untuk Lestarikan Musik Keroncong

    Sumber