Jaksa Belum Pastikan Eksekusi Terdakwa Pungli TPK Palaran, Kejati: Tunggu beberapa saat Senin!

    17

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Jaksa Belum Pastikan Eksekusi Terdakwa Pungli TPK Palaran, Kejati: Tunggu beberapa saat Senin!


    TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sesudah terdakwa Dwi Hari Winarno, Sekretaris Koperasi Samudera Sejahtera (Komura) dijebloskan ke Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas II Samarinda, Kamis (12/7) malam. Sekarang Kejaksaan Negara Samarinda menunggu giliran Jafar Abdul Gaffar selaku Ketua Komura mengalami putusan kasasi Mahkamah Agung (MA).

    Kepala Kejaksaan Tinggi Kaltim Ely Shahputra waktu dikonfirmasi Tribun, belum bersedia memberikan comment sesudah tim Jaksa Penuntut Umum Kejari Samarinda mengeksekusi terdakwa Dwi Hari Winarno. Ya meminta wartawan menunggu pertumbuhan Senin (16/7) pekan depan.

    “Telah waktunya salat (Jumat). Kelak saja Senin (16/7) sekalian kami coffee morning,” kata Ely sambil menuju masjid di komplek Kejati Kaltim, Jl Bung Tomo, Samarinda, Jumat (13/7) siang, usai menggelar pisah sambut Kajari Nunukan, Kajari Samarinda, dan Aspidsus Kejati Kaltim.

    Membaca: Roadshow Mobile Legends di Samarinda, Warga Antusias Berfoto dengan 14 Hero

    Terdakwa Dwi sebelum dieksekusi ke Lapas Samarinda dijemput tim jaksa di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Sementara Gaffar yang pun disebut-sebut divonis bersalah dengan hukuman 12 tahun penjara belum dikenal keberadaanya.

    Kajari Samarinda Nanang Ibrahim Soleh yang resmi menggantikan posisi Retno Harjantari juga belum boleh memberikan keterangan. Pasalnya, ya mesti mempelajari dan tahu perkara dan berkas itu.

    “Belum duduk di kantor, telah ditanya. Ya kelak saja, Senin (16/7) sambil ngopi-ngopi,” ucap mantan Asisten Pidana Umum Kejati DI Yogyakarta, ditanya wartawan usai mengikuti acara pisah sambut di Aula Kejati Kaltim.

    Info yang dihimpun Tribun, Gaffar yang sekarang masuk duduk menjadi anggota DPRD Kota Samarinda waktu menjalankan kunjungan kerja ke luar daerah.

    “Pak Gafar pernah katakan kepada aku, dia hendak datang sendiri, tidak butuh dijemput. Asal kalau berkas kasasi telah ya terima secara sempurna,” kata Sutamsis, Sekretaris DPD II Partai Golkar Samarinda kepada Tribun di Kantor KPU Kota Samarinda, Jumat (13/7) sore.

    Membaca: Bakti Sosial Warna Binaan Lapas Bontang, Napi Mengecat Kampung Warna-warni

    Ditanya apakah pihak keluarga atau kuasa hukum telah menerima salinan putusan kasasi MA? Sutamsis menyampaikan, hingga waktu ini belum menerima salinan ataupun berkas putusan sempurna atas nama terdakwa Jafar Abdul Gaffar yang pun menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Samarinda.

    “Aku tanya kepada anaknya belum terima. Jika penasihat hukumnya, aku tak mengetahui. Tetapi relatif, keluarga menerima salinannya,” ujar Sutamsis, usai mengikuti Sosialisasi Sistem Info Pencalonan anggota DPRD Kota Samarinda.

    Sebelum terdakwa Dwi Hari Winarno dieksekusi, Sutamsi menyebutkan pernah mendatangi Pengadilan Negara Samarinda. Ya sempat menemui pejabat PN Samarinda.

    ” aku tanya hari Senin (9/7) aku temui Pak Wakil Ketua PN. Masa dia katakan belum terima salinan. Dia pun katakan, jika telah sudah ada salinannya, hendak disampaikan tergolong ke keluarganya,” kata Sutamsis yang berprofesi pun sebagai laywer (pengacara).

    Membaca: Megapungli TPK Palaran, Kuasa Hukum Jamin Abun tidak Hendak Pergi

    Kenyataannya pada KUHAP, dijelaskan untuk mengeksekusi terdakwa tingkat kasasi, sebelum mengalami eksekusi, terdakwa, kuasa hukum, dan pihak keluarga menerima salinan putusan. Sampai sekarang, Kejari Samarinda belum bersedia membeberkan salinan putusan tingkat kasasi MA.

    Diberitakan Tribun, putusan MA Nomor: 724 K/Pid.Sus/2018, date 19 April 2018, terkait dengan pelaksanaan eksekusi menjadi dasar tim jaksa penuntut umum mengeksekusi tiga terdakwa. Eksekusi Dwi Hari Winarno langsung dijemput di Bandara Sepinggan Balikpapan, Kamis (12/7).


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Jaksa Belum Pastikan Eksekusi Terdakwa Pungli TPK Palaran, Kejati: Tunggu beberapa saat Senin!

    Sumber