Kekeringan di Lamongan Meluas, 19 Desa di 9 Kecamatan Herbal Krisis Air Bersih

    21

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Kekeringan di Lamongan Meluas, 19 Desa di 9 Kecamatan Herbal Krisis Air Bersih


    TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN – Kekeringan di Lamongan tambah meluas, kalau tiga minggu kemudian hanya sudah ada 7 sampai 10 desa, sekarang meluas hingga 19 desa di 9 kecamatan di Lamongan.

    Sejumlah 12 desa diantaranya telah gencar didropping air bersih dari Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan.

    Terdata, sejumlah desa yang menjalani krisis air bersih di antaranya, Desa Bedingin, Pangkatrejo, Bakalanrejo dan Kedung Banjar di Kecamatan Sugio, Desa Bakalanpule di Kecamatan Tikung, Desa Kedungmegarih di Kecamatan Kembangbahu, Desa Banjarejo di Kecamatan Sukodadi, Kecamatan Mantup.

    Sementara Kecamatan Modo pun telah sudah ada 5 desa yang mengajukan permintaan permintaan air diantaranya, Desa Sumberagung, Kedungrejo, Medalem, Jatipayak, Kedungwaras dan Kedunglerep.

    Waktu Kecamatan Sarirejo sudah ada 1 desa telah mengajukan permintaan bantuan air yakni Desa Kedungkumpul.

    Dua kecamatan semisalnya ialah Kecamatan Bluluk sudah ada 2 desa, Desa Talunrejo dan Bluluk, dan Kecamatan Lamongan di Desa Kebet.

    Kekeringan yang melanda sejumlah kawasan di Lamongan ini berdampak menjalani krisis air bersih.

    Kepala BPBD Lamongan, Suprapto kepada Tribunjatim.com, Jumat (10/8) menyampaikan, 19 Desa yang menjalani krisis air bersih tersebar di 9 kecamatan.

    “Semua harinya kami relatif menjalankan 2 sampai 3 mungkin dropping air ke sejumlah desa dengan jumlah armada kami 3 mobil tangki berkapasitas 6 ribu liter,” ungkap Suprapto.

    Dropping air disesuaikan dengan permintaan warga. Kapanpun permintaan , baik siang maupun malam tetap hendak dilayani.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Kekeringan di Lamongan Meluas, 19 Desa di 9 Kecamatan Herbal Krisis Air Bersih

    Sumber