Khofifah Mau Banyak Perawat Laki-laki untuk Penuhi Keperluan Pasar Global

    4

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Khofifah Mau Banyak Perawat Laki-laki untuk Penuhi Keperluan Pasar Global


    SURYA.co.id | SURABAYA – Keperluan perawat laki-laki di dunia global ternyata cukup besar.  Tetapi sayangnya, di Jawa Timur utamanya,  lebih banyak wanita yang menekuni studi di bidang keperawatan. 

    Menurut data, waktu ini kondisinya perawat laki-laki hanya 27 persen dibandingkan jumlah total keseluruhan. Dari jumlah 71 persennya diterima dan terserap di pasar global kesehatan. 

    Masalah disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa waktu menghadiri acara ground breaking di Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (Unipdu) Jombang, Sabtu (15/9/2018).

    “Maka dari itu penting bagaimana mengubah perspektif orang tua,  mahasiswa untuk menjadi perawat sebagaimana diperlukan pangsa pasar global,” kata Khofifah. 

    Tetapi waktu ini kondisinya,  walau sudah ada peluang lapangan kerja di dunia global untuk para perawat, sudah ada yang masuk menjadi kendala dan tantangan.  Yakni problem bahasa dan pun sertifikasi.

    Kenyataannya kalau dilihat dari kompetensi, perawat Indonesia banyak diakui keahliannya.  Sehingga berdasarkan Khofifah perlu didorong supaya para perawat mempunyai sertifikasi yang jelas. 

    “Proses ground breaking ini ialah hasil diskusi waktu proses diskusi pada pilgub kemarin. Kita berharap gedung internasional ini nantinya prioritasnya untuk perawat,” kata Khofifah. 

    Karena sebagaimana yang ya sampaikan, bahwa pangsa pasar perawat internasional besar.  Khususnya yang hendak digarap dari lulusan kelas internasional di Unipdu ini ialah pemenuhan perawat di wilayah Asia Timur, Asia Tengah dan Australia. 

    Kali ini yang terkonfirmasi berdasarkan Khofifah mereka berharap hendak boleh bisa suplai perawat dari Indonesia.  Karena mereka suka perawat Indonesia yang masyhur ulet dan tak menyukai mengeluh dan skillnya pun keren. 

    “Maka dari itu kendala bahasa dan sertifikasi mesti dipenuhi.  Dosen dari India pun hendak didatangkan di sini untuk boleh menbiasakan bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari,” tegas Khofifah. 

    Tak hanya kelas internasional di Unipdu pun ditujukan untuk menyiapkan peserta didik untuk boleh disiapkan menjadi tenaga IT untuk kelas menengah di dua wilayah di Jepang, yakni Tokyo dan Osaka. 


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Khofifah Mau Banyak Perawat Laki-laki untuk Penuhi Keperluan Pasar Global

    Sumber