KPU Jabar Tetap Terima Berkas Pendaftaran Caleg Eks Napi Korupsi

17

Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
KPU Jabar Tetap Terima Berkas Pendaftaran Caleg Eks Napi Korupsi

Liputan6.com, Bandung – KPU Jawa Barat tetap menerima berkas pendaftaran calon legislatif yang berstatus narapidana korupsi. Walau sekian, lolos atau tidaknya mereka bergantung pada keputusan dari Mahkamah Agung (MA) mengadili pasal di PKPU Nomor 20 Tahun 2018 yang melarang eks napi korupsi menjadi caleg.

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat menyampaikan, kalau pasal itu dibatalkan, maka dari itu caleg eks napi korupsi hendak berlanjut. Sebaliknya, calon legislatif yang pernah berurusan dengan korupsi hendak langsung gugur kalau MA menetapkan pasal itu.

“Untuk sementara kita hendak menerima (napi korupsi) waktu pendaftaran. Tetapi, hasil akhirnya hendak menunggu MA,” ujarnya waktu ditemukan di Kantor KPU Jabar, Jalan Garut, Kota Bandung, Jumat 13 Juli 2018.

Sejauh ini, KPU Jabar belum menerima satupun partai yang mendaftarkan pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) DPRD Jawa Barat. Kenyataannya, pendaftaran telah dibuka semenjak 4 Juli kemudian dan hendak berakhir pada 17 Juli.

“Hingga hari ini belum sudah ada yang daftar. Mulai besok telah sudah ada konfirmasi sudah ada yang mendaftar,” ungkap Yayat.

Sesuai jadwal sementara, pada Sabtu (14/7/2018) Partai Demokrat hendak mendaftarkan calegnya ke KPU Jawa Barat. Sisanya, partai hendak mendaftarkan caleg pada 15-17 Juli.

Yayat mengimbau kepada petugas pendaftaran untuk mengatur masa pendaftaran buat partai. Sehingga, mereka tak hendak datang di masa yang bersamaan.

“Ini agar beban petugas KPU tak menumpuk pada satu masa,” ucapnya.

54 Calon DPD

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menandatangani berita acara hasil rekapitulasi suara Pilgub Jabar

Sementara , KPU Jabar telah menerima sejumlah 54 calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dari jumlah , delapan di antaranya telah dianggap memenuhi syarat dukungan, yakni paling kecil 5 ribu pendukung yang dibuktikan dengan salinan KTP elektronik.

“Yang belum kengkap, ya mesti dilengkapi. Jika contohnya kurang 1.000, paling kecil mesti menyerahkan lagi dukungan 1.000 berupa salinan KTP elektronik,” jelasnya.

Dari mendaftar calon anggota DPD, ditemukan nama petahana yakni Oni Suwarman, Eni Sumarni, dan Ayi Hambali. Selain itu petahana lain yakni Aceng Fikri tak daftar.

 

Tonton video opsi di bawah ini:


terima kasih telah baca informasi tentang
KPU Jabar Tetap Terima Berkas Pendaftaran Caleg Eks Napi Korupsi

Sumber