Kuasa Hukum Mucikari Prostitusi Artis ES Angkat Bicara: Klien Kami Korban

11

Loading...

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Frangky Desima Waruwu sebagai kuasa hukum tersangka mucikari Endang Suhartini (37) alias Siska (ES), mengklarifikasi terkait kasus hukum prostitusi artis yang menjerat kliennya.

Frangky mengatakan perlu meluruskan terkait tudingan yang ditujukkan kepada kliennya seperti disampaikan ES ketika dijumpainya di ruangan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, Jumat (11/1/2019) sekira pukul 20. 00 WIB.

“Dia merasa klien kami sebagai korban dalam perkara ini karena dari hasil transaksi kasus ini ES tidak mendapat apa-apa,” katanya di Mapolda Jatim kepada Tribunjatim.com.

Loading...

Oleh karena itu, kata Frangky, maka klien kami membantah hal yang seperti itu, dan selanjutnya sebagai penesehat hukumnya akan berkoordinasi bersama penyidik terkait penanganan kasus ini. Karena pada saat penangkapan itu kliennya berada di lobi hotel kemudian diminta masuk ke dalam kamar hotel oleh seseorang yang dikenalnya.

“Tidak lama sekitar lima menit ada anggota Polda Jatim menangkapnya. Ada seorang laki-laki yang menyuruhnaya, ya dia kenal tapi tidak disebutkan,” tegasnya kepada Tribunjatim.com.

Mulan Jameela Posting Video Ahmad Dhani Bercanda dengan Para Buah Hati, Si Bungsu Sampai Menangis

Hansamu Yama Gabung Persebaya Surabaya, Djadjang Nurdjaman: Lini Belakang Sudah Komplet

Artis VA Diduga Terima Booking 15 Kali Dari Mucikari ES

Ditambahkannya, ada rentetan terkait aliran dana transfer yang diduga terkait kasus kejahatan asusila prostitusi artis.

Tersangka ES mendapat transfer uang senilai Rp 40 juta dari seseorang yang tidak disampaikan kepadanya. Kemudian uang itu di transfer dari rekening tersangka ES ke rekening artis VA senilai Rp 35 juta. Sedangkan sisa Rp 5 juta merupakan potongan untuk biaya akomodasi mobil sesuai keterangan kliennya.

“Ini merupakan rentetan sedangan klien kami penghubung bukan yang dimaksud dan dibesar-besarkan,” pungkasnya. (don/TribunJatim.com).

Source link

قالب وردپرس