Laga Final Perebutan Juara 1 Belgia vs Inggris Jadi Laga Pengobat Luka

    14

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Laga Final Perebutan Juara 1 Belgia vs Inggris Jadi Laga Pengobat Luka


    TRIBUNKALTIM.CO – BELGIA dan Inggris sepertinya ditakdirkan untuk ketemu pada duel tidak menentukan di Piala Dunia 2018 ini. Di babak penyisihan grup G, kedua negeri pernah ketemu dengan status sama-sama telah tepat lolos.

    Di partai tidak menentukan di Stadion Kaliningrad itu (29/6), kedua tim menurunkan para tokoh pelapis. Belgia menang 1-0 melalui gol striker pelapisnya, Michy Batshuayi.

    Malam ini, di Stadion Saint-Petersburg (14/7) kedua tim pun kembali ketemu pada partai perebutan juara ketiga.

    Perebutan juara ketiga di level turnamen, selama ini faktanya pastinya kerap kurang menemukan porsi perhatian sebab diangggap sekadar partai penghibur buat tim yang gagal ke final.

    Membaca: Prediksi dan Jadwal Siaran Langsung Inggris Vs Belgia, Perebutan Kandang Ketiga Piala Dunia 2018

    Cara Belgia ke final dihentikan Prancis dengan skor 0-1. Waktu Inggris ditekuk Kroasia 1-2. Bek Inggris, Gary Cahill menyebut perebutan kandang ketiga ini sebagai semacam partai yang hendak terasa “aneh”.

    “Ini hendak terasa aneh sebab laga ini digelar untuk dua tim yang baru saja sama-sama kecewa. Tetapi bagaimana juga ini telah dijadwalkan, dan kita mesti bermain,” ujar Cahill pada konferensi pers kemarin semisal dikutip dari Sportingnews.

    Ungkapan lebih bersemangat dituturkan bek Belgia, Thomas Meunier. Laga ini, ujarnya, boleh jadi pengobat kecewa, dan menjadi target pencapaian paling kecil tim.

    Membaca: Diajak Menpora Ketemu Presiden Jokowi, ini Ekspresi Zohri

    “Kita pernah kalahkan Inggris di penyisihan grup, jadi kita boleh mengalahkan mereka pun kini. Menang pastinya bukan keharusan di sini, tetapi kita menginginkannya. Kandang ketiga kini jadi target paling kecil. Ini bukan partai membuang masa. Ini partai yang pastinya kita mau mainkan,” ujarnya di konferensi pers.

    Kedua tim kemungkinan hendak tetap menurunkan para tokoh terbaiknya di partai ini. Dikutip dari web Whoscore, skuat Inggris, pelatih Gareth Southgate hendak coba duet striker Harry Kane, dan Jamie Vardy di lini depan pada formasi 3-5-2.

    Di sisi kanan, Trent Alexander-Arnold hendak mengisi posisi Kieran Trippier yang cedera. Sementara di lini tengah Fabian Delph hendak mengisi posisi Jordan Henderson.

    Di tim Belgia, pelatih Roberto Martinez sepertinya pun tidak hendak merombak tim. Tetap dengan formasi 3-4-3 dengan Eden Hazard, Romelu Lukaku, dan Kevin de Bruyne sebagai trisula di lini depan.

    Membaca: Donasi untuk Rumah Kemudian Muhammad Zohri Terkumpul Rp 92 Juta

    Setidaknya, bakal terjadi persaingan seru pada perebutan sepatu emas alias golden boot. Waktu ini Harry Kane jadi favorit sesudah mengumpulkan enam gol. Pesaing terdekatnya ialah Romelu Lukaku dengan empat gol.

    Yang patut digaris-bawahi, dari enam gol Kane, hanya satu yang lahir dari open play. Selebihnya, tiga dari titik penalti, dan dua mungkin dari set piece. Waktu empat gol Lukaku tidak sudah ada yang dari keadaan bola mati. Dua dari open play, dan dua lagi dari counter-attack.

    Menariknya lagi, kedua tim sama-sama miliki sejarah tidak cemerlang pada perebutan kandang ketiga di Piala Dunia. Inggris kalah pada perebutan kandang ketiga sebelumnya kali Piala Dunia 1990 sesudah ditekuk Italia 1-2. Sekian pun Belgia, yang kalah dari Prancis 2-4 pada perebutan kandang ketiga di Piala Dunia 1986. (Tribunnews/den)


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Laga Final Perebutan Juara 1 Belgia vs Inggris Jadi Laga Pengobat Luka

    Sumber