Lokop Tawarkan Wisata Alam Khas Hutan Hujan, Cocok Buat Anda yang Suka Tantangan

15

Loading...

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Kawasan Lokop, di Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur, terletak di lembah yang dibelah oleh sungai dangkal berwarna hijau tua nan sehat, menawarkan bermacam-macam wisata alam yang menantang.

Semisal menyusuri sungai berarus deras memakai ban bekas seadanya, melintasi sejumlah spot air terjun, dan menikmati wisata pemandian air panas.

Loading...

Sayang, potensi wisata ini belum tergarap maksimal. Tetapi buat sebagian petualang, menyusuri sungai dengan alat-alat seadanya malah menjadi tantangan tersendiri.

Diapit gunung Sengkuelenyang berbatasan dengan Simpang Jernih dari arah Utara, dan gunung Sembuang yang berbatasan dengan Benar Meriah dari arah Selatan, Lokop dapat diakses dari Jalan Banda Aceh-Medan dengan menempuh jarak sejauh 83 Kamu.

Baca: Anjungan di Objek Wisata Tapaktuan Tapa, Aceh Selatan Ditutup, Ini Penyebabnya

Baca: Pulau Panjang Destinasi Wisata Favorit Baru di Aceh Singkil

Eje (28), pemain pemuda Kecamatan Serbajadi, kepada Serambinews.com, Selasa (8/1/2019) menyampaikan, Lokop mempunyai 32 titik wisata air terjun, dan ditemukan pemandian air panas.

Panorama alam dengan bermacam hewan khas hutan hujan hendak menghibur wisatawan waktu menyusuri Sungai Lokop mulai dari Hutan Munte (mante), dan berhilir ke Sungai Simpang Jernih sampai Aceh Tamiang.

Dari banyak wisata alam itu, hanya wisata pemandian air panas terujak yang dapat diakses kendaraan. Sementara spot wisata air terjun nggak dapat dijangkau lewat akses darat.

Langkah satu-satunya adalah dengan menyusuri sungai memakai perahu atau ban yang dirakit. Jangan lupa kenakan pelampung. Sebab Anda hendak menghadapi jeram dan arus deras yang tidakmudah ditebak.

Baca: VIDEO – Pante Pangah Lokasi Wisata Baru di Gandapura

Baca: Taman Wisata Burung Dara, Destinasi Kekinian dari Aceh Besar

Penduduk Lokop berharap pemerintah atau investor ingin mengembangkan wisata alam yang sudah ada di Lokop, dengan membangun sarana pendukung untuk mempermudah akses ke lokasi wisata, dan melatih para pemuda lokal untuk menggarap potensi yang secara lebih profesional.

Sedangkan, pun butuh adanya regulasi yang mendukung pengelolaan wisata alam bersyari’at Islam, menghargai adat dan budaya lokal, pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, dan jaminan keamanan serta keselamatan buat para wisatawan.

Source link

قالب وردپرس

BAGIKAN