Macet dan Drainase Jadi Tantangan Kota Manado

    11

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Macet dan Drainase Jadi Tantangan Kota Manado


    Laporan Wartawan Tribun Manado, Finneke Wolajan

    TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADOKota Manado menghadapi tantangan yang tidak simple. Banjir dan macet menghantui Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara ini.

    Data di Dinas Perhubungan Kota Manado, kecepatan kendaraan dari masa ke masa kian melambat.

    Volume jalan dengan jumlah kendaraan telah tidak sesuai, walau kecukupan jalan masuk sudah ada. Sebab kendaraan tepat terus berjalan.

    Tetapi sudah ada sejumlah titik jalan yang terganggu sebab kendaraan yang parkir di pinggir jalan.

    Pertumbuhan kendaraan tiap juga juga kian meningkat. Rata-rata sepuluh persen per tahun. Data paling akhir memperlihatkan jumlah kendaraan bermotor di Sulut kali ini 562.473. T

    erdiri dari mobil 123.447 yang tersusun daripada plat hitam 113.364, plat merah 2.780 dan plat kuning 6.083. Sementara motor 439.246 tersusun daripada plat hitam 433.424 dan plat merah 5.822. Dari jumlah itu diprediksi taksi online sejumlah 8.000an unit.

    Prasarana jalan tersusun daripada jalan nasional mempunyai panjang 53.070 kilometer dan lebar 6 – 12 meter. Jalan provinsi sepanjang 52.816 kilometer dengan lebar rata-rata 6 – 10 meter. Jalan Kota Manado sepanjang 616.010 kilometer dengan lebar 3 – 10 meter.

    Kepala Dinas PUPR Kota Manado, Bart Assa, Jumat (13/7) menyampaikan butuh adanya penambahan ruas jalan baru baik jalan pengoleksi maupun sekunder. Yang menyambungkan akses ke ring road 2 dan 3. Tetapi kali ini ring road tiga belum tersambung.

    Setelah itu problem drainase di Kota Manado yang menjadi sebab-sebab banjir. Drainase di kota ini belum terintegrasi.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Macet dan Drainase Jadi Tantangan Kota Manado

    Sumber