Mengaku Staf Presiden, Gandhi Pradikta Tipu Sopir dengan Iming-iming Boleh Masuk TNI AL

    24

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Mengaku Staf Presiden, Gandhi Pradikta Tipu Sopir dengan Iming-iming Boleh Masuk TNI AL


    Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin

    TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA – Gandhi Pradikta (32) diadili di Pengadilan Negara Surabaya atas dua kasus penipuan yang tidaksama.

    Dia sebelumnya ditangkap Polrestabes Surabaya sesudah mengaku sebagai anggota Lembaga Sandi Negeri (Lemsaneg) dan menipu banyak orang.

    Kedua, dia didakwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) Deddy Arisandi sudah menipu Moh Syafi’i.

    Membaca: Basarnas Temukan Jenazah Pemulung yang Terkubur Sampah di TPA Supit Urang Malang

    Pria yang bekerja sebagai sopir taksi ini dijanjikan keponakannya boleh dimasukkan sebagai anggota TNI AL.

    Syafi’i dituntut membayar Rp 30 juta sebagai harga memasukkan keponakannya.

    “Tetapi padahal, keponakan aku tak jadi apa-apa,” ujar Syafi’i kali memberikan kesaksian pada persidangan di Pengadilan Negara Surabaya, Kamis (12/7/2018).

    Semenjak perkenalan pertama di salah satu mall di Surabaya pada Maret 2018 kemudian, Syafi’i sebenarnya ragu dengan Gandhi.

    Membaca: Sebut Masuk Pendalaman, Kejati Jatim Belum Tetapkan Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi P2SEM

    Tetapi dia akhirnya percaya dan terbujuk rayu sesudah melihat pria asal Banyuwangi selalu memakai mobil mewah dengan pelat nomor dinas palsu.

    Gandhi pun memperlihatkan foto serta video sewaktu bersama pejabat-pejabat negeri.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Mengaku Staf Presiden, Gandhi Pradikta Tipu Sopir dengan Iming-iming Boleh Masuk TNI AL

    Sumber