Ngaku dari KPK, Anggota LSM Bernama Asyari Ditangkap Polisi

    18

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Ngaku dari KPK, Anggota LSM Bernama Asyari Ditangkap Polisi


    TRIBUNPONTIANAK.CO.ID –  Asyari Nurdin, anggota KPK gadungan yang sempat beraksi di Sabang sejumlah masa kemudian, sukses dibekuk personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh dan Sat Reskrim Polres Sabang, di Guest Hotel, Jalan Gajah Mada, Yogyakarta, Rabu (15/8).

    Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar kepada Serambi menyampaikan, pria kelahiran Banda Aceh 16 September 1968 menjadi buronan polisi dan akhirnya ditangkap sebab sempat melancarkan aksinya dengan mentransfer pesan kepada pejabat Tubuh Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) bernada peringatan dan mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada 30 Juli 2018.

    “Pada Rabu 15 Agustus 2018, pukul 15.00 WIB, penyidik Dit Reskrimsus Polda Aceh tiba di Yogyakarta dan mengamankan pelaku di Guest Hotel, Jalan Gajah Mada, Yogyakarta. Setelah itu, sekeliling pukul 22.00 WIB digunakan pengembangan ke rumah pelaku untuk cari barang bukti yang dipakai,” kata Misbah.

    Berdasarkan Misbah, pelaku ialah warga Banda Aceh yang sekarang bekerja sebagai pegawai swasta di Yogyakarta. Dia pernah beraksi di Sabang, mengaku sebagai anggota KPK dan mentransfer pesan kepada salah satu pejabat BPKS Sabang, Reza Fahlevi yang menjabat sebagai Kasubdit Perencanaan.

    “Pada hari Sabtu 28 Juli 2018 pada kali pelapor (Reza Fahlevi) waktu berada di Banda Aceh, pelapor menerima pesan lewat WhatsApp dari orang yang mengaku bernama Asyari dan bekerja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” ujar Misbah.

    Pada hari Senin, 30 Juli sekira pukul 08.16 WIB, orang yang mengaku bernama Asyari kembali menghubungi Reza Fahlevi lewat WhatsApp.

    Membaca: Saksikan Videonya, Inilah Acara Malam Resepsi Kenegaraan 17 Agustus

    “Yang mana kandungan pesan itu menyampaikan bahwa jangan sudah ada pengaturan untuk pemenang lelang,” kata Misbah. Pada hari yang sama, sekira pukul 13.00 WIB pelapor kembali menerima pesan itu.

    Setelah itu, pada Jumat 10 Agustus, kali personel KPK datang ke kantor BPKS Sabang untuk menggeledah terkait kasus dugaan suap Irwandi Yusuf, Reza Fahlevi meminta sahabatnya bernama Audi Julindra untuk menanyakan kepada KPK apakah betul sudah ada anggota KPK yang bernama Asyari.

    “Lalu sahabatnya mengonfirmasi kepada pihak KPK dan didapati keterangan bahwa orang yang mengaku bernama Asyari itu tak bekerja di KPK,” kata Misbahul Munauwar.

    Membaca: Panas Naik, Pemerintah di Negeri Ini Larang Warganya Hubungan Se** Pada Siang Hari

    Sebab merasa ditipu, Reza Fahlevi lalu menciptakan laporan polisi Nomor: LP/39/VIII/RES.1.11./2018/Aceh/RESSBG date 13 Agustus 2018 di Polres Sabang.

    Sesudah langsung digunakan penyelidikan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh bersama dengan penyidik Polres Sabang. Sampai akhirnya, pelaku sukses dibekuk oleh personel Dit Reskrimsus Polda Aceh bersama personel Sat Rekrim Polres Sabang di Yogyakarta.

    Hasil pemeriksaan sementara, pelaku ialah anggota LSM KPK (Komisi Pengawasan Korupsi) wilayah Yogyakarta. Tetapi pada aksinya, dia memakai identitas dan mengaku sebagai tim lidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

    Kali ini, pelaku masuk dititipkan di Mapolda Yogyakarta. “Dia hendak dibawa pulang ke Aceh untuk pemeriksaan setelah itu. Kelak jika telah tiba hendak kita kabari kembali,” pungkas Misbahul Munauwar.

    Adapun barang bukti yang disita dari pelaku, satu ID card KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), 3 lencana KPK, 1 boks kartu nama KPK, 1 briefet tipikor, 1 HP Samsung, 1 lencana tipikor, 1 airsoft gun, sejumlah note tangan proyek, sejumlah print out proyek, 1 buku tabungan Bank Mandiri, kartu ATM, dan 1 buku tabungan Bank BCA. 


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Ngaku dari KPK, Anggota LSM Bernama Asyari Ditangkap Polisi

    Sumber