Pasang Surut Industri Besek di Desa Merden Banjarnegara

8

Loading...

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA – Memasuki dusun Rawawungu Desa Merden, Purwanegara Banjarnegara, hawa pedesaan masuk kental.

Pepohonan bambu yang bekembang rimbun di kebun maupun pekarangan warga menyejukkan. Ayunan batang bambu mengikuti arah angin mencipta irama alam yang syahdu.

Loading...

Entah semenjak kapan, mula tanaman bambu itu bekembang di desa. Yang tepat, keberadaan tanaman itu sangat berarti buat warga. Mereka menyebutnya bambu tali.

Waktu di tempat lain, pepohonan bambu banyak dibabat sampai populasinya menipis, tanaman itu masuk melimpah di desa ini.

Kelimpahan bambu di desa ini ibarat denyut nadi buat kehidupan warga.

Dari sebatang pohon yang ditebas dari rumpunnya, bahan mentah itu dapat dimanfaatkan warga menjadi ratusan sampai seribuan kerajinan berharga, seperti besek.

Untuk sekadar bambu yang simple ditanam di alam manapun, warga di desa ini tidak butuh mendatangkannya dari luar untuk kebutuhan mereka.

Semisal Tusim dini itu. Ya selesai memotong sebatang pohon bambu dari kebun miliknya. Ya memotong antar ruas bambu menjadi sejumlah bagian.

Potongan bambu itu lalu disayat tipis-tipis kemudian dijemur di bawah terik matahari.

Source link

قالب وردپرس

BAGIKAN