Pasar Tradisional di Banyuwangi Ditata Jadi Sentra Ekonomi Baru, Begini Konsepnya

    17

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Pasar Tradisional di Banyuwangi Ditata Jadi Sentra Ekonomi Baru, Begini Konsepnya


    TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI – Seiring tumbuhnya pariwisata daerah, Banyuwangi menjalankan penataan dan optimalisasi pengelolaan pasar tradisional untuk menjadi sentra ekonomi baru.

    Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, menyampaikan pasar  adalah kandang transaksi tradisional yang tidak lekang oleh jaman. 

    Tak hanya menjadi kandang transaksi tetapi pun kandang bertemunya orang dan tumbuhnya budaya. Pasar mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai sentra ekonomi yang potensial

    “Pertumbuhan pariwisata Banyuwangi terus maju, kita mau warga menemukan dampak dari pertumbuhan pariwisata itu. Kita memilih tak mendirikan mal atau pusat perbelanjaan baru  tetapi menguatkan pasar tradisional untuk memberi ruang pada rakyat lebih berdaya,” katanya, waktu mengatakan arahan kepada para pejabat struktural Pemkab Banyuwangi, Kamis (9/8/2018).

    Pasar tradisional, kata Anas hendak ditata dan dikelola secara optimal baik yang sudah ada di kota maupun desa-desa khususnya di wilayah yang menjadi tujuan wisata.

    Yaitu, dengan menata kerapihan dan kebersihannya, pun kegunaan pasar ditambah tak hanya untuk berjualan konvensional. Pasar pun hendak dikembangkan jadi sentra oleh-oleh, kuliner dan minuman khas lokal.

    “Selama ini pasar hanya buka pada dini hari. Tetapi malam harinya tutup kenyataannya lokasi pasar selalu di tempat-tempat strategis. Ini yang hendak kami optimalkan. Contohnya kelak di malam hari disewakan pada anak-anak muda agar boleh buka kafe tetapi tak butuh mengeluarkan harga sewa yang mahal,” kata Anas.

    “Jadi boleh berguna ganda semisal pasar-pasar tradisional di Thailand. Selain untuk berbelanja warga, pasar di Thailand pun didesain menjadi kandang yang menarik untuk didatangi turis,” imbuhnya.

    Untuk mewujudkan masalah itu, Anas meminta kepada jajarannya, untuk saling bersinergi.

    Tak hanya menjadi misi dari Kepala Disperindag yang baru saja dilantik, tetapi pun perangkat daerah lain yang berkaitan semisal Dinas Pariwisata, Satpol PP, Tubuh Pendapatan Umum dan semisalnya.

    “Kerja kami ialah kerja tim, semuanya saling mendukung untuk keberhasilan software,” tegas Anas. (Surya/Haorrahman)


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Pasar Tradisional di Banyuwangi Ditata Jadi Sentra Ekonomi Baru, Begini Konsepnya

    Sumber