Pascaperistiwa Penyerangan Ular, Pemkab Gunungkidul Imbau Kebersihan Tempat Ternak Diperhatikan

18

Loading...

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL – Kejadian penyerangan ular terhadap ibu dan anak di Desa Sidorejo, Kecamatan Ponjong disinyalir sebab ular ingin memangsa hewan ternak milik korban.

Untuk menjauhi masalah serupa terulang lagi, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menghimbau kepada penduduk yang mempunyai hewan ternak untuk memperhatikan kebersihan tempat ternak.

Loading...

Kepala Bidang, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul Suseno Budi, menyampaikan penyerangan ular di Ponjong diduga terjadi sebab ular itu akan memangsa hewan ternak milik Sarjiyem yang berada di belakang rumah.

Baca: 13 Cara Flawless Pakai Up Look Flormar, Sempurna dengan Video Tutorial

“Penyerangan hewan liar terhadap hewan ternak di Kabupaten Gunungkidul terjadi nggak hanya satu mungkin saja, yang kemarin itu sebab ular ingin memangsa ternak namun terganggu oleh Sarjiyem dan anaknya,” ucapnya dalam Tribunjogja.com, Jumat (11/1/2019).

Ya menambahkan, jika dilihat dari lokasinya, tempat tinggal korban berhimpitan dengan bukit yang diduga menjadi habitat asli ular piton.

Suseno menuturkan, untuk menjauhi terjadinya penyerangan hewan liar, penduduk semoga lebih memperhatikan kebersihan lingkungan dan pun tempat.

“Jika butuh di sekeliling tempat diberikan penerangan, jika terjadi serangan hewan bisa dikenal. Jika di sekeliling tempat sudah ada tumbuhan liar semisal rumput dapat dihilangkan,” imbuhnya.

Baca: 2 Warga Gunungkidul Berjibaku Selamatkan Diri dari Lilitan Ular Piton

Selain itu kali disinggung mengenai cara nyata pihak pemkab, ya menyampaikan telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Aku akui kami minim pengalaman menyelesaikan ular, namun semisal urusan semisalnya semisal serangan hewan ternak kami telah koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pusat kesehatan hewan terkait,” ucapnya.

Source link

قالب وردپرس