Penangguhan dan P21 Belum Jelas, Pengacara AW Telah Siapkan Pembelaan di Pengadilan

16

Loading...

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN – Penasehat hukum AW, tersangka kasus dugaan korupsi Rumah Potonglah Unggas (RPU) Balikpapan masuk menanti kabar, apakah penangguhannya diterima atau nggak oleh penyidik Polda Kaltim.

“Belum sudah ada kabar. Kita menyurat dan selayaknya pula kepolisian membalas surat permohonan kita. Apakah di terima apa nggak,” kata Kaharjuli SH kepada Tribunkaltim.co, Sabtu (13/1/2019).

Loading...

Sampai kali ini Kahar mengaku belum menerima surat balasan.

Kliennya juga masuk ditahan di telkomsel rutan Polda Kaltim.

Mirip Kasus RPU, Tersangka Dugaan Korupsi TPU di Balikpapan hendak Dibagi ke Cluster-cluster

Info yang dihimpun, telah dilaksanakan perpanjangan penahanan selama 40 hari ke depan.

Waktu disinggung dua nama rekan AW sesama legislator yang namanya santer berhembus terlibat pada dugaan korupsi RPU. Kahar enggan comment.

“Jika ranah yang ini, ranah penyidik, bang. Kami ikuti saja semisal apa. Untuk kali ini aku belum ingin berspekulasi,” katanya.

Lanjut Kahar, secara prinsip pihaknya siap melaksanakan pembelaan di Pengadilan.

Kliennya Ditahan, Kuasa Hukum Tersangka Dugaan Korupsi RPU Balikpapan Ingatkan Penyidik

Jika berkas penyidikan AW dinyatakan P21 oleh jaksa. Lalu proses hukum berlanjut ke Kejaksaan, kemudian memulai babak persidangan di Pengadilan.

“Jika P21 artinya perkara telah siap dilimpahkan ke Kejaksaan. Kami tinggal menunggu saja kapan dilimpahkan ke kejaksaan. Intinya kita mengikuti prosedur yang sudah ada. Dan kita telah siap pun untuk melaksanakan pembelaan di Pengadilan,” tegasnya.

Source link

قالب وردپرس