Perempuan yang Ditendang AKBP Yusuf Bagi Pengakuan, Mukanya Lebam dan Tak Ditahan

    22

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Perempuan yang Ditendang AKBP Yusuf Bagi Pengakuan, Mukanya Lebam dan Tak Ditahan


    TRIBUNJABAR.ID – Desy (42), perempuan yang ditendang oleh AKBP M Yusuf mengalami sidang di Pengadilan Negara Pangkalpinang, Jumat (13/7/2018) sore hari.

    Perempuan yang masuk mengenakan baju yang sama semisal yang sudah ada di video dinyatakan bersalah atas pencurian di semacam mini market di Jalan Selindung, Pangkalpinang.

    Desy divonis satu bulan penjara dengan tiga bulan waktu percobaan.

    “Hukuman satu bulan (penjara) dengan percobaan tiga bulan. (Penjelasannya) Jika dia berbuat baik dan tak menjalankan kekeliruan (pada tiga bulan), maka dari itu satu bulan hukuman (penjara) gugur,” kata hakim tunggal, Iwan Gunawan di persidangan, Jumat (13/7/2018).

    Maka dari itu dari , waktu ini Desy masuk pada waktu percobaan dan tidak ditahan.

    Iwan Gunawan menyatakan perbuatan pelaku telah masuk pada unsur-unsur pencurian.

    Pertimbangan vonis itu sebab Desy menjalani lebam diduga diakibatkan dianiaya pemilik minimarket.

    Aksi yang digunakan Desy tergolong tindak pidana ringan menurut Perma Nomor 12 Tahun 2012.

    Desy adalah warga asal Jakarta, ya datang ke Pangkalpinang bersama saudaranya, Atmi dan anak laki-lakinya berusia 12 tahun yang berinisial AF.

    Tujuan Desy pergi ke Pangkalpinang ialah untuk cari pekerjaan.

    Pada persidangan, Desy mengaku diajak oleh teman laki-lakinya yang dituntut bantuan mencarikannya pekerjaan.

    Soal Oknum Polisi Tendang Perempuan, Hotman Paris Bocorkan Info dari Mabes Polri

    Viral Video Oknum Polisi Tendang dan Pukul Seorang Perempuan yang Diduga Mencuri, Jabatannya Dicopot

    Seorang Perempuan Dipukul oleh Oknum Polisi Waktu Berjemur, Kepala Jadi Targetnya, Ternyata Ini Faktanya

    Desy, Atmi, AF, dan teman laki-lakinya pergi ke pantai.

    Sesudah dari pantai, mereka mampir ke minimarket milik AKBP Yusuf.

    Lalu, lai-laki yang tidak disebutkan namanya oleh Desy menyuruh mengambil susu dan meminta memasukkan susu itu ke pada selendang yang dikenakan Desy di dada.

    Tetapi, gelagat mencurigakan Desy dikenal oleh AKBP M Yusuf.

    Lalu langkah kekerasan yang diduga digunakan oleh AKBP M Yusuf terjadi.

    Desy menyampaikan Atmi dan anaknya yang masuk kecil pun dipukul sampai menangis.

    Diakibatkan pukulan yang diterimanya, Desy menjalani lebam dan luka di bagian wajah.

    “Aku taruh di pada selendang sudah ada dua kotak susu. Lalu Pak Yusuf menghampiri dan langsung memungkul,” tutur Desy.

    Atmi yang dihadirkan sebagai saksi pada persidangan pun buka suara.

    Ya menyampaikan disuruh Desy untuk mengambil sejumlah susu dan dimasukkan ke pada keranjang.

    Atmi mengira Desy tengah berbelanja.

    “Aku hanya disuruh ambillah susu sama Ibu Desy. Awalnya aku duga belanja saja semisal biasa. Saat Ibu Desy ketahuan oleh bapak , aku takut kemudian lari. Lalu aku ditangkap oleh satpam,” ujar Atmi.

    Mencari Kandang Kongkow yang Membuat Betah? Di Warlaman Saja, Suasana Nyaman Santai di Kantong

    Nikita Mirzani Kena Problem, Mobilnya Dirusak Teman Dipo Latief

    Nama Makan Konate Dikaitkan dengan Tiga Klub Liga 1, Salah Satunya Persib Bandung

    Kronologi Kejadian

    Semacam video seorang pria menjalankan tindak kekerasan beredar di media sosial.

    Pria yang mengenakan kaus oranye bertuliskan polisi menendang seorang perempuan yang tengah berlutut.

    Pria pun memukul kepala perempuan itu dengan sandalnya.

    Di belakang perempuan berbaju hijau, seorang perempuan berbaju merah duduk terkulai.

    Tangan kiri pria terlihat menahan seorang anak.

    Terdengar pun tangisan pada video itu.

    Orang-orang yang berada di lokasi kejadian bertanya kepada perempuan itu.

    “Bapak tua barusan mana? Tunjukin.”

    Video berdurasi 30 detik dilengkapi keterangan yang menyampaikan pria itu ialah Kasubid Ditpamobvit Polda Kep Babel AKBP Yusuf SE yang marah sebab ponsel anaknya pecah diakibatkan ulah perempuan berbaju hijau itu.

    Tetapi, ternyata info itu tak seluruhnya betul.

    Menurut terbit yang diterima Bangkapos dari Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Munim, Kamis (12/7/2018) malam, pria yang mengenakan kaus bertuliskan polisi pastinya AKBP Yusuf SE.

    Ya adalah pemilik Apri mart di mana peristiwa itu terjadi.

    Peristiwa tindak kekerasan itu terjadi pada Rabu (11/7/2018) sekeliling pukul 19.00 WIB.

    Perempuan berbaju hijau itu menjalankan pencurian.

    AKBP Yusuf SE memperoleh telepon dari penjaga toko bahwa tujuh orang datang ke toko itu dan pura-pura berbelanja.

    Satu orang menunggu di mobil avanza, sementara yang semisalnya memasuki toko.

    Lalu, tiga orang di antara mereka, yaitu dua perempuan dan seorang anak berusia 14 tahun diamankan.

    Sementara empat orang semisalnya melarikan diri memakai mobil avanza.

    AKBP Yusuf SE menanyakan kepada perempuan itu mengenai kawan-kawannya yang kabur.

    Perempuan itu mengaku tak mengetahui apa-apa.

    Ya pun tak mempunyai KTP dan tak mengaku di mana ya tinggal.

    Sebab terbawa emosi, akhirnya AKBP Yusuf SE menjalankan kekerasan.

    Penjaga toko sudah melaporkan kasus pencurian ke Polres Pangkalpinang.

    “Waktu ini penjaga toko melaporkan kasus pencurian tsb ke Polres Pangkalpinang guna proses sidik, dan waktu ini seorang ibu yang diduga menjalankan pencurian waktu pada pemeriksaan Satreskrim Polres Pangkalpinang,” tulis Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Abdul Munim.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Perempuan yang Ditendang AKBP Yusuf Bagi Pengakuan, Mukanya Lebam dan Tak Ditahan

    Sumber