Perlu Anggaran Untuk 1.000 KM Per tahun Tuntaskan Pembangunan Jalan Provinsi di NTT

    33

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Perlu Anggaran Untuk 1.000 KM Per tahun Tuntaskan Pembangunan Jalan Provinsi di NTT

    Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

    POS-KUPANG.COM | KUPANG – Keadaan jalan provinsi yang tersebar di semua NTT sebagian besar rusak parah. Tetapi Pemerintah Provinsi NTT tak berdaya, sebab anggaran untuk pembangunan dan perbaikan jalan amat kecil.

    Kalau mau semua jalan provinsi diperbaiki, Pemerintah Provinsi NTT perlu anggaran untuk 1.000 kilometer per tahun.

    Masalah diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT, Ir. Andre W Koreh, MT pada rapat Koordinasi Pengendalian Promosi Pariwisata NTT di Kantor Gubernur NTT, Kamis (9/8/2018).

    Membaca: Jumat Besok Batas Pengambilan Nomor Atlet Lomba Lari 5K Run 2018

    Andre menyampaikan, cukup tidakmudah menuntaskan perbaikan jalan provinsi di NTT sebab anggaran untuk pembangunan jalan provinsi di semua wilayah NTT hanya untuk 50 kilometer per tahun.

    Rapat Koordinasi Pengendalian Promosi Pariwisata di Ruang Rapat Asisten Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi NTT, Kamis (9/8/2018).
    Rapat Koordinasi Pengendalian Promosi Pariwisata di Ruang Rapat Asisten Pembangunan dan Ekonomi Setda Provinsi NTT, Kamis (9/8/2018). (POS-KUPANG.COM/Adiana Ahmad)

    “Jalan yang baik , permukaan mesti hotmix. Tetapi kami menjalani keterbatasan anggaran. Panjang satu ruas jalan provinsi 60-80 kilometer. Jika semua tahun semua daerah di buat rata satu kilometer-satu kilo meter, 60 tahun juga tak hendak tuntas. Belum lagi pemeliharaan. Sebab diperlukan kebijakan yang luar biasa. Koordinasi provinsi dan kabupaten/kota untuk pembangunan infrasturuktur mesti baik ,” kata Andre.

    Andre menegaskan, NTT seperti hendak destinasi wisata tetapi kalah dari sisi penyediaan infrastruktur.

    “Bicara pariwisata mesti didukung infrastruktur yang baik. Kami mempunyai 34 kawasan strategis yang boleh menjadi potensi pariwisata. Tetapi baru dua yang digarap, yaitu Bolok dan Maurole. Kesulitan kami, tak sudah ada kepastian pemanfaatan ruang sebab tak sudah ada rencana tata ruang secara rinci atau terperinci. Ini yang menciptakan daya saing kami lemah,” sekian Andre.

    Ya menyampaikan, NTT boleh mengembangkan kawasan budidaya menjadi destinasi wisata semisal hutan produksi, pun kawasan pariwisata alam, budaya dan buatan. Tetapi sebab infrastruktur tak memadai, destinasi wisata tak boleh dikembangkan.

    “Orang berkunjung ke obyek wisata jika aman dan nyaman. Jika obyek keren, jalan buruk dia datang sekali dan tak hendak terulang kembali,” kata Andre.

    Andre menyampaikan, pihaknya tak boleh berbuat banyak sebab alokasi anggaran untuk pembangunan jalan amat kecil. Pun, soal kewenangan.

    “Obyek pariwisata berada jauh dari pusat kota. Jika bangun jalan, tepat jalan kabupaten. Kami tak boleh intervensi, kelak dipidana menyalahgunakan kewenangan,” ujarnya.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Perlu Anggaran Untuk 1.000 KM Per tahun Tuntaskan Pembangunan Jalan Provinsi di NTT

    Sumber