Pidato Pertama Sebagai Gubernur Kalbar, Ini Software Prioritas Tahun 2019 Midji-Norsan

    4

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Pidato Pertama Sebagai Gubernur Kalbar, Ini Software Prioritas Tahun 2019 Midji-Norsan


    Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

    TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menegaskan untuk mewujudkan target capaian visi pemerintahannya lima tahun mendatang. Pada tahun anggaran 2019, pihaknya hendak mulai melakukan software prioritas.

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mendorong adanya kerja sama antara Rumah Sakit Soedarso dengan Rumah Sakit bertaraf internasional dan Perguruan tinggi untuk meningkatkan status Rumah Sakit Soedarso menjadi Rumah Sakit Pendidikan dengan genre sertifikasi ISO-9002.

    “Kita hendak alokasikan anggaran untuk studi kelayakan sekaligu memulai pembangunan gedung baru Rumah Sakit Soedarso,” ungkapnya kali Sidang Paripurna Istimewa dengan agenda penyampaian pidato pertama Gubernur Kalbar Waktu Jabatan 2018-2023 di ruang Balairung Sari, Kantor DPRD Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Senin (10/9/2018).

    Membaca: Hari Pertama Ngantor, Gubernur Sulsel Perintahkan Ini pada Dinas Pendidikan

    Pemprov hendak alokasikan anggaran untuk studi kelayakan rencana pembangunan kantor Gubernur Provinsi Kapuas Raya. Tergolong mengalokasikan anggaran untuk melakukan pendidikan free pada tingkat SMU/SMK Negara sesuai kewenangan Pemprov.

    “Mengalokasikan anggaran untuk persiapan pembanguan SMK unggulan paling tak satu SMK untuk tiap kabupaten/kota,” terangnya.

    Pemprov pun hendak bekerjasama dengan Tubuh Pusat Statistik untuk membangun satu data yang hendak menjadi dasar pada penyusunan perencanaan dan penganggaran pembangunan Kalbar.

    Midji menimpali setiap target capaian hendak terwujud kalau didukung oleh tata kelola pemerintahan yang baik, efisien dan efektif.

    “Penempatan Sumber Daya Aparatur yang berkualitas, deregulasi bermacam aturan yang menghambat investasi dan kemajuan daerah, perencanaan dan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.

    Lalu, pemanfaatan kemajuan teknologi  semisal e-planning, e-budgeting, e-procurement dan e-monev pada pengelolaan dan pelayanan Pemerintah Provinsi (Pemprov) menjadi keniscayaan.

    “Aku berharap pimpinan dan anggota DPRD Kalimantan Barat, Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Barat, pimpinan instansi vertikal di Kalbar dan semua pemangku kepentingan pembangunan daerah hendak bersinergi dengan kita untuk mewujudkan target capaian itu,” imbuhnya.

    Keseluruhan target , kata dia, diuraikan secara rinci pada dokumen RPJMD Kalbar Tahun 2019-2023 yang telah mulai disusun. Pihaknya hendak penuhi amanat Permendagri Nomro 86 Tahun 2017 diantaranya dengan menjalankan konsultasi publik Rancangan Awal RPJMD 2019-2023 paling lambat 30 hari kalender sesudah pelantikan.

    Setelah itu, menyempurnakan Rancangan Awal RPJMD 2019-2023 hasil konsultasi publik untuk disampaikan ke DPRD Provinsi Kalbar, menjalankan konsultasi ke Menteri Pada Negara (Mendagri), menyelenggarakan Musrenbang RPJMD 2019-2023 paling lambat 75 hari kalender sesudah pelantikan.

    “Kita hendak menyusun rancangan akhir dan penyampaian raperda RPJMD ke DPRD paling lambat 90 hari sesudah pelantikan dan dibahas bersama DPRD maksimal selama 2 bulan. Kemudian, menetapkan RPJMD yang didahului dengan evaluasi Raperda RPJMD hasil kesepakatan bersama antara Gubernur dengan DPRD dan disampaikan ke Mendagri paling lambat 5 bulan sesudah pelantikan,” tukasnya.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Pidato Pertama Sebagai Gubernur Kalbar, Ini Software Prioritas Tahun 2019 Midji-Norsan

    Sumber