Polri Hendak Bentuk Satgas Mengawal Bantuan Sosial

14

Loading...

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM–-Untuk memastikan bantuan dari Kemensos RI hingga kepada yang berhak menerimanya, Polres Muaraenim hendak bentuk Satgas khusus yang mengawasi dan mengawal software bantuan itu.

“Kemensos RI dan Kapolri telah melaksanakan MoU untuk kerjasama itu, jadi kami secepatnya menindaklanjutinya,” ujar Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono usai mengikuti aktivitas telecoference Tentang Memorandum of Understanding (MoU) Kapolri dengan Menteri Sosial RI di Mabes Polri dan Mapolda Sumsel di Polres Muaraenim, Jumat (11/1/19).

Loading...

Hadir pada telecoference itu, Gubernur Sumsel Herman Deru, Kapolda Sumsel Komjen Pol Zulkarnain Adinegara, Asisten Pemerintahan Pemkab Muaraenim Teguh Jaya, Kadinsos Kabupaten Muaraenim Ali Rahman, Kadinsos Kabupaten PALI Meti Etika, dan pejabat terkait.

Fakta Evakuasi Perempuan 350 Kg Terberat di Kalteng, Diangkat 20 Orang sampai Ditangani 16 Dokter Ahli

Eni Yulansari, Siswi SMAN 10 Palembang yang Bunuh Diri Tinggalkan 2 Surat. Isinya Buat Ibunya Nangis

Polisi Ungkap Finalis Puteri Indonesia Ikut terlibat Prostitusi Online Bersama Vanessa Angel & Avriellia

Berdasarkan Bupati Muaraenim yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Teguh Jaya yang didampingi Kadinsos Muaraenim Ali Rahman, bahwa pihaknya amat mendukung seutuhnya Mou yang dilaksanakan oleh Kapolri dengan kementrian Sosial RI terkait pengamanan pendistribusian bantuan sosial kepada semua wilayah Indonesia khususnya Kabupaten Muaraenim.

Untuk itu, pihaknya hendak menindaklanjutinya dan hendak mempelajari dan nyari mekanisme paling baik sehingga lebih tepat sasaran, tepat saat, transfaran dan hingga kepada yang benar-benar berhak menerimanya.

Ditambahkan Ali Rahman, bahwa pihaknya meminta pihak keamanan untuk melaksanakan pengawalan terutama pada pendataan dan pendistribusian, sebab dua masalah itu yang paling rawan dilapangan.

Bahkan bantuan itu rawan diselewengkan oleh perangkat desa yang mengutamakan timsesnya atau keluarganya, walaupun mereka nggak terlalu berhak menerimanya.

Kini Lambang Iwak Palembang sudah ada Delman yang siap mengajak kalian untuk keliling seputaran Kambang Iwak.
Sekarang Lambang Iwak Palembang telah sudah ada Delman yang siap mengajak kalian untuk keliling seputaran Kambang Iwak. (sripoku.com)

Masalah senada pun dikatakan oleh Kadinsos Kabupaten PALI Meti, bahwa pihaknya sering memperoleh tekanan dan ancaman ketika turun kelapangan melaksanakan pendataan dan pendistribusian dari sekelompok penduduk bahkan oknum perangkat desa. Ketika dimintai data selalu mempersulit apalagi jika yang kami data adalah bukan timsesnya atau keluarganya.Dan jika nggak dimasukkan, mereka marah dan mengancam untuk nggak melintas lagi di desanya. Jadi kita minta bantuan pengawalan dan pengawasan selama proses pendistribusian bantuan sosial itu.

Sementara itu Kapolres Muaraenim AKBP Afner, bahwa Polres Muaraenim selalu siap menolong mengawasi dan mengamankan pendistribusian bantuan sosial keseluruh wilayah yang sudah ada di Kabupaten Miaraenim dan PALI. Bahkan pada saat dekat ini langsung kami bentuk Satgas khusus yang menyelesaikan bantuan sosial ini sehingga langsung dijalankan secepatnya.

Mengenai adanya keluhan tekanan dan ancaman dari kelompok penduduk atau oknum perangkat desa yang diduga mempersulit pendataan untuk kecurangan, agar kita yang hendak menanganinya.

“Yang penting luruskan niat dan tekadkan ingin benar-benar menolong penduduk, insyaallah di mudahkan,” kata Kapolres.

Kedepan, lanjut Kapolres, ya meminta kepada pihak terkait untuk saling berkoordinasi sehingga nggak terjadi kesalahpahaman di lapangan dan efektif, dimana yang pastinya harus sudah ada penekanan pengawasan dan rawan penyimpangan untuk diberitahukan contohnya pengawalan barang fisik semisal beras dan lain-lain, dan non fisik semisal rekening atau yang diserahkan langsung secara tunai. Sebab software bantuan sosial ini banyak ragamnya semisal PKH, Beras Sejahtera, Bantuan Rumah Nggak Layak Huni, Lanjut Usia, Penyandang Disabilitas, Penduduk Tunasusila, Beasiswa Mahasiswa Kurang Bisa, Korban Perdagangan Manusia, Wirakuri dan masuk banyak yang semisalnya.(ari)

Source link

قالب وردپرس