Produksi Perikanan Lokal Baru Bisa Penuhi 60 Persen Kebutuhan di DIY, Sisanya dari Luar Daerah

12

Loading...

Laporan Reporter Tribun Jogja Ahmad Syarifudin

TRIBUNJOGJA.COM – Kebutuhan ikan untuk konsumsi penduduk di Daerah Istimewa Yogyakarta terbilang amat tinggi. Semua tahun jumlahnya mencapai ratusan ribu ton.

Sementara daya produksi dari budidaya perikanan di penduduk hanya cukup memenuhi 60 persen. Alhasil, Yogyakarta harus mengandalkan pasokan ikan dari luar daerah.

Loading...

“Produksi ikan di DIY dari hasil budidaya di penduduk baru memenuhi 60 persen dari kebutuhan konsumsi penduduk. 40 persen semisalnya [pasokan] dari luar daerah,” tutur Kepala Seksi Pengembangan Usaha Budidaya Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan dan Kelautan DIY, Non Prihatin Budiarti, ditemukan dalam aktivitas Bimtek hibah bantuan perikanan budidaya di Jetis, Bantul, Senin (11/2/2019)

Berdasarkan dia, kebutuhan konsumsi ikan penduduk Yogyakarta berkisar antara 150.000 ton semua tahun. Tahun 2018 kemudian budidaya perikanan di penduduk hanya bisa memenuhi kebutuhan ikan sebanyak 91.000 ton.

“Tahun ini kami targetkan 95 ribu ton pertahun,” ungkap dia.

Baca: Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Gelar Bimtek Kepada Calon Penerima Bantuan Perikanan di Bantul

Dari data itu, pihaknya menilai usaha dan pangsa pasar budidaya perikanan di Yogyakarta masuk amat potensial dan menjanjikan. Terutama untuk kebutuhan warung tenda biru di pinggiran jalan dan beberapa acara wedding organizer.

Selama ini, pasokan ikan sebagai kebutuhan konsumsi di Yogyakarta, berdasarkan Non Prihatin kebanyakan didatangkan dari wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. “Semisal ikan lele dari Boyolali dan Gurame dari Tulungagung,” jelas dia.

Sebagai cara untuk terus menggenjot produktivitas ikan, Dinas Kelautan dan Perikanan DI Yogyakarta tahun ini memberikan bantuan hibah berupa benih, sarana dan prasarana kepada 123 kelompok perikanan di empat Kabupaten dan kota Yogyakarta. Total anggaran yang digelontorkan mencapai 2,4 milyar.

Bantuan yang diberikan berupa benih dan hibah barang. Masing-masing kelompok hendak menemukan bantuan tidaksama. Total besaran yang diterima perkelompok berkisar antara 4 hingga 24 juta rupiah.

Source link

قالب وردپرس