PSI Kecewa Mahkamah Agung Putuskan Mantan Napi Koruptor Bisa Nyaleg

    3
    Loading...

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    PSI Kecewa Mahkamah Agung Putuskan Mantan Napi Koruptor Bisa Nyaleg


    SURYA.co.id | JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) kecewa dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang membolehkan mantan narapidana kasus korupsi menjadi calon legislatif alias nyaleg.

    “Aku menerima keputusan hukum ini dengan kecewa, geram, dan jengkel. Bagaimana rumah keadilan memberikan keputusan yang terasa tak adil buat rakyat,” kata Raja Juli Antoni, Sekjen PSI, Jumat (14/9/2019).

    Membaca: Soal Mantan Napi Koruptor Bisa Nyaleg, KPU : Kita Belum Bisa Pemberitahuan dari MA

    Membaca: Partai Gerindra Hormati Putusan MA soal Mantan Napi Koruptor Bisa Nyaleg

    Pascaputusan MA itu, Raja Juli Antoni juga menghimbau penduduk untuk pintar‑pintar pada memilih caleg yang bertarung di 2019.

    Ya berharap penduduk tak memberikan kepercayaan kepada para caleg yang pernah mengkhianati kepercayaan rakyat.

    “Rakyat mesti cerdas memilih dan memilah parpol dan caleg yang anti‑korupsi, parpol yang tak menempatkan satu orang juga caleg mantan napi koruptor di DCT (mendaftar caleg tetap)‑nya,” pesan Raja Juli Antoni.

    Membaca: Mantan Napi Koruptor Bisa Ikut Jadi Caleg, Juru Bicara MA : Kita Kembalikan pada Undang-undang

    Sebelumnya, Komisioner KPU RI, Hasyim Azhari, belum bisa mengomentari putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan uji materi Peraturan KPU mengenai larangan mantan narapidana korupsi mendaftarkan diri sebagai bacaleg. 

    Berdasarkan dia, lembaga penyelenggara pemilu belum menerima pemberitahuan resmi dari MA. Pada uji materi ini, KPU bertindak sebagai pihak Tergugat atau Termohon.

    “Sehubungan munculnya pemberitaan tentang rilisnya Putusan MA yang mengabulkan Permohonan/Gugatan JR terhadap PKPU Nomor 20/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR/DPRD, KPU belum bisa memberi comment,” ujar Hasyim.

    “Sebab belum sudah ada pemberitahuan resmi dari MA kepada KPU sebagai Pihak Tergugat/Termohon JR itu,”semakin Hasyim.

    MA memberi keputusan soal polemik larangan mantan narapidana (napi) kasus korupsi. Inti mantan napi koruptor bisa nyaleg.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    PSI Kecewa Mahkamah Agung Putuskan Mantan Napi Koruptor Bisa Nyaleg

    Sumber

    Loading...