Ribuan Anak Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke 13 Himpaudi Kota Semarang

    11

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Ribuan Anak Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke 13 Himpaudi Kota Semarang


    Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Sedikitnya 2.500 anak usia pagi di Kota Semarang mengikuti lomba mewarnai pada rangka HUT ke-13 ‎Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Pagi Indonesia (Himpaudi) Kota Semarang, di GOR Kawan, Sabtu (15/9/2018).

    Guru pendidiknya juga mengikuti lomba senam kreativitas yang diikuti sejumlah kelompok bermain (KB) dan Taman Kanak-kanak (TK) perwakilan masing-masing kecamatan.

    Pemilik KB/TK Hapsari Semarang, Hani Hapsari Ramayana mengirimkan sejumlah 60 anak untuk ikut serta merayakan HUT ke-13 Himpaudi Kota Semarang yang jatuh pada date 30 Agustus itu.

    Menurutnya, aktivitas mewarnai menjadi ‎wadah yang baik untuk merangsang kreativitas dan imajinasi pada anak.

    “Pada tahap pertumbuhan anak usia pagi, aktivitas mewarnai ini menjadi yang paling saat digunakan untuk merangsang motorik sekaligus imajinasinya,” ujarnya.

    Menurutnya, anak-anak usia pagi yang hadir mengikuti lomba mewarnai pun antusias untuk mengikutinya sampai selesai.

    Selain , anak-anak pun menemukan buku mendongeng sehingga mereka boleh memetik pesan lewat tips yang menyenangkan.

    “Dengan mendongeng, anak jadi boleh mengambil pelajaran dari kisah yang disampaikan,” kata dia.

    Ketua Himpaudi Kota Semarang‎, ‎Rr. Evi Trisnowati menyampaikan, aktivitas yang mengusung tema ‘Mandiri, Bermartabat dan Profesional Menuju Kesetaraan’ diikuti peserta yang lebih banyak dibandingkan tahun kemudian.

    Organisasi profesi itu menggelar aktivitas festival dan edukasi untuk anak-anak usia pagi di Kota Semarang.

    “‎‎Pada usia ini anak belum saatnya untuk berkompetisi. Makanya semua anak yang selesai mengikuti lomba mewarnai kan menemukan piala,” ujarnya.

    Dia berharap pengajar bisa meningkatkan kualifikasi kompetensinya supaya bisa menemukan pengakuan sebagai guru bukan hanya pendidik.

    “Kini ini pengajar diakuinya hanya sebagai pendidik, bukan ‎guru. Kita mau pun diakui sebagai guru, dengan tips meningkatkan kompetensi dengan sekolah sarjana,” ujar dia.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Ribuan Anak Ikuti Lomba Mewarnai HUT ke 13 Himpaudi Kota Semarang

    Sumber