Sekolah Negara Pinggiran di Gunungkidul Herbal Kekurangan Murid

    14

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Sekolah Negara Pinggiran di Gunungkidul Herbal Kekurangan Murid


    Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

    TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL – Pengaruh dari diberlakukannya zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) dialami di Kabupaten Gunungkidul yakni ialah membludaknya pendaftaran sekolah negara di perkotaan tapi sekolah pinggiran menjalani kekurangan murid.

    Satu diantara wali murid, Yayak menyampaikan, ya mendaftarkan adiknya di SMPN 2 Wonosari tapi menjalani kegagalan.

    Membaca: Tinggal di Blankspot, Seorang Siswa Asal Pandeyan Umbulharjo Gagal Peroleh Sekolah Negara

    “Sebab gagal di SMP N 2 kemudian terlempar di SMP 3 N Wonosari,” katanya.

    Ya menyampaikan adiknya terlempar diposisi 320 dari total pendaftar yang berjumlah sampai 400 anak selain itu daya tampung berjumlah 210 siswa.

    Semisal yang dikenal penilaian sistem zonasi jarak kandang tinggal dengan sekolah amat berefek.

    “Walaupun kecewa diharapkan quality dari sekolah adik aku bisa bersaing dengan sekolah yang berada di kota,” katanya.

    Terpisah, Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul, Kisworo menyampaikan, waktu ini belum sudah ada laporan terkait sekolah di perkotaan menjalani surplus pendaftar.

    “Data yang didapat sementara ialah sekolah menerima murid sesuai dengan kuota,” terangnya.

    Hendak tapi ya mengakui untuk sekolah SMP yang berada di pinggiran menjalani kekurangan murid semisal di SMP N 4 Patuk, SMP N 4 Nglipar, SMP N 3 Tepus, SMPN 1 Gedangsari.

    Membaca: Kuota Siswa Miskin di Kota Magelang Tidak Imbang


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Sekolah Negara Pinggiran di Gunungkidul Herbal Kekurangan Murid

    Sumber