Senator Aceh dan DPD RI Perkuat Kerjasama Beasiswa Pendidikan Australia

    2

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Senator Aceh dan DPD RI Perkuat Kerjasama Beasiswa Pendidikan Australia

    * Untuk 5 Propinsi Tergolong Aceh

    SENATOR DPD RI Asal Aceh H.Fachrul Razi, MIP yang pun Pimpinan Komite I DPD RI beserta delegasi DPD RI mengakan kunjungan ke Australia pada rangka penyusunan Kebijakan RUU Percepatan Wilayah Tersisa dan penguatan kerja sama beasiswa pendidikan di Australia dengan daerah daerah di Indonesia.

    Fachrul Razi yang pun Senator DPD RI Asal Aceh meminta Pemerintah Australia memperbesar proporsi kuota penerimaan mahasiswa daerah khususnya dari Aceh untuk melanjutkan Pendidikan di Australia. “Waktu ini di Aceh ditemukan kampus negara maupun swasta yang siap mengirimkan calon mahasiswa nya untuk melanjutkan pendidikan master dan doktor di Australia,” jelas Fachrul Razi.

    Fachrul Razi menyampaikan bahwa pemerintah Australia lewat beasiswa yang diberikan sudah memberikan prioritasuntuk 5 Propinsi di Indonesia yakni Aceh, NTT, NTB dan Papua dan Papua Barat. “Aku meminta supaya proporsi Aceh di perbesar dan diberikan kemudahaan untuk diberikan afirmasi penerimaan sebab selama ini banyak laporan yang aku terima dari calon mahasiswaterhadap syarat yang dituntut, tergolong problem IELTS,” jelas Fachrul Razi.

    Pemerintah Indonesia sudah membangun kerja sama Pemerintah Australia pada rangka pendidikan perihal problem kerangka pendidikan pada menunjang pendidikan, pembiayaan pendidikan, pendidikan vokasi, keterkaitan pendidikan vokasi dengan industri, riset, komersialisasi hasil riset, peningkatan kerjasama riset, perjanjian kerjasama riset pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi.

    Wakil Ketua DPD RI, Achmad Muqowam sebagai pimpinan rombongan menyampaikan bahwa butuh peningkatan kerja sama antara daerah propinsi di Indonesia dengan Australia. “DPD RI hendak mendorong kerjasama dengan perwakilan calon mahasiswa dari daerah propinsi lebih besar,” jelas Achmad Muqowam. Kunjungan delegasi DPD RI di Sydney pun mengunjungi sejumlah parlemen pemerintah New South Wales dan kantor pemerintah semisalnya.

    Kunjungan pun digunakan di Konjen RIdalam rangka membahas masalah dan keterbatasan yang dirasakan selama ini. Delegasi DPD RI berkunjung ke Australia dari date 2-8 September 2018. Sementara , Konsulat Jenderal (Konjen) RI di Sydney yang menyambut delegasi RI di Sydney langsung menggelar rapat bersama pada rangka kunjungan DPD RI ke Australia. Konjen RI Sydney yang baru menjabat enam bulan, Heru Hartanto Subolo langsung mengfasilitasi kedatangan delegasi DPD RI dan menggelar rapat pada siang harinya di ruang rapat KJRI Sydney (5/9/2018).

    Rapat itu dihadiri para pejabat dari KJRI Sydney, dan delegasi DPD RI Komite I. Pada pertemuan itu, Heru Hartanto mengemukakan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Australia sudah dijalin semenjak lawas, tetapi membutuhkan dukungan DPD RI untuk menguatkan kerja sama dengan dukungan parlemen dan pemerintah Australia. Beasiswa pendidikan yang ditawarkan antara lain kesempatan buat para calon pemimpin dibidangnya untuk menjalankan studi, riset dan pengembangan keprofesian di Australia.

    Software beasiswa dari Pemerintah Australia ini diperuntukkan buat setiap warga negeri Indonesia, tergolong di dalamnya Karyawan Negara Sipil (PNS) pusat dan daerah serta kepada Non PNS di semua Indonesia.

    Senator Aceh Dorong Mahasiswa Asal Aceh Kuliah di Australia
    Senator Aceh Fachrul Razi pada pertemuan dengan Konjen RI menyampaikan bahwa di Aceh alumni Australiayang berasal dari Aceh banyak yang sukses. Tetapi dirinya meminta supaya kuota penerimaan mashasiswa nya di perbesar. “Kita miliki kampus Unsyiah, UIN Arraniry, Unmuha, USM, Unaya, STKIP BBG, Unigha, Al Hilal, Univeritas Al Muslim, Unimal, IAIN Malikusaleh, UTU, IAIN Langsa, dan Unsam serta kampus swasta semisalnya yang terkemuka di Aceh, kami berharap semua tahun dari Aceh bisa naik,” sekian kata Fachrul Razi.

    Fachrul Razi yang pun pendiri komunitas Bahasa Inggris “Rumoh Bahasa” dan Komunitas leadership “Sekolah Pemimpin Muda Aceh (SPMA)” menyampaikan bahwa di Australia ditemukan sejumlah alumni Rumoh Bahasa yang waktu melanjutkan S2 dan S3 di Australia. Kedepan dirinya berharap hendak banyak mahasiswa asal Aceh yang kuliah di Australia. “misalkan, di Australia sudah ada Khairul (UIN Arraniry) dan Vita (Unsyiah) yang waktu melanjutkan pendidikan di Australia. Iskandar Samad PhD yang telah kembali ke Aceh, dan banyak potensi yang dimiliki generasi Aceh tetapi kesempatannya yang amat terbatas, kami hendak mendorong penguasaan bahasa asing dan IELTS buat mahasiswa Aceh yang mau melanjutkan S2 dan S3 di Australia,” tegasnya.

    Dirinya menyampaikan bermacam keluhan dari mahasiswa asal Aceh yang mengajukan beasiswa di Australia memperoleh kendala dan kegagalan kelulusan sementara mereka sudah berusaha maksimal. “Kami terus berusaha supaya calon penerima beasiswa dari Aceh untuk menemukan afirmasi beasiswa dengan kuota yang lebih besar, sebab keperluan Aceh kedepan terhadap pendidikan dan pembangunan,” tutup nya.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Senator Aceh dan DPD RI Perkuat Kerjasama Beasiswa Pendidikan Australia

    Sumber