Sesudah Gagal Rehab 45 Unit Rumah pada APBK 2018, Tahun Ini Dinsos Pidie Kembali Anggarkan Dana

23

Loading...

SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Dinas Sosial (Dinsos) Pidie hendak membangun 24 unit rumah pada bentuk rehab kepada warga miskin.

Rehab rumah itu menghabiskan dana sekeliling Rp 393 juta bersumber dari APBK 2019.

Besaran anggaran diplotkan Rp 5 juta sampai 30 juta per rumah.

Loading...

“Penerima rumah harus mengantongi salah satu kartu perlindungan sosial. Semisal, Kartu PKH, KIS dan KKS,” kata Kepala Dinas Sosial Pidie, Malek Kasem, kepada Serambinews.com, Kamis (17/01/2019.

Ya menyatakan, jika kartu perlindungan sosial nggak dimiliki, maka dari itu penerima rumah rehab gagal.

“Nggak berlaku surat miskin yang dikeluarkan keuchik,” katanya.

Baca: Pemkab Pidie Jaya Evaluasi Tenaga Harian Lepas, Ini Berkas yang Harus Dilengkapi

Baca: 40 Proyek APBK Pidie belum Rampung

Baca: Banyak Petani Gunakan Pupuk Kimia, Abusyik Panggil Semua Penyuluh Pertanian di Pidie Tegaskan Ini

Ya mengemukakan, sepuluh kecamatan hendak dibangun rumah pada bentuk rehab yaitu, Kecamatan Kota Sigli tujuh unit, Muara Tiga (Laweung) enam unit, Pidie enam unit dan Delima serta Peukan Baro masing-masing dua unit.

Sementara Simpang Tiga, Mila, Glumpang Tiga, Mila, Sakti dan Mutiara masing-masing direhab satu unit.

Ya menambahkan, untuk tahun 2018 gagal direhab 45 unit rumah untuk warga miskin sebab salah penempatan dalam aktivitas.

Di mana software rehab rumah ditepatkan dalam software perempuan sosial rawan ekonomi (WSRE).

Source link

قالب وردپرس