VIDEO: KPP Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Impor Ilegal tidak Bertuan

    5
    Loading...

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    VIDEO: KPP Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Impor Ilegal tidak Bertuan

    Mereka memusnahkan sekeliling 4628 pack rokok selundupan. Sudah ada pun ban bekas impor ilegal sejumlah 1049 pack.

    Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

    TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI – Pihak KPP Bea Cukai Dumai memusnahkan bermacam barang ilegal hasil tegahan pada rentang tahun 2016 sampai 2017 di wilayah kerja KPP Bea Cukai Dumai, Kamis (13/9/2018).
    Pemusnahan berlangsung di areal Markas Den Arhanud Rudal 004/Dumai.

    Mereka memusnahkan tegahan berupa komoditi ilegal bernilai sekeliling Rp 300 juta.

    Membaca: PLN Dumai Berikan Potongan Biaya Semakin Daya Sampai 31 Oktober. Lekas Tindak Pelanggan yang Nunggak

    Hasil tegahan yang sudah ada umumnya berupa rokok impor ilegal.

    Mereka memusnahkan sekeliling 4628 pack rokok selundupan.

    Sudah ada pun ban bekas impor ilegal sejumlah 1049 pack.

    Pihak Bea Cukai pun memusnahkan 274 ball pakaian impor ilegal.

    Membaca: Janda Cantik Karyawan Bank BRI Tewas Berlumuran Darah di Ruang Tamu. Siapa Pembunuhnya?

    Komodiiti lain yang ikut dihancurkan yaitu minuman alkohol, ponsel, sepatu, produk garmen, gula pasir sampai produk kecantikan.

    Aneka komoditi itu musnah pada kobaran api.

    Semua barang ilegal yang musnah ialah hasil tegahan unsur patri Bea Cukai bersama TNI/polri. Umumnya barang tegahan ini diselundupkan dari sejumlah negeri tetangga.

    Pengarang: Fernando

    Editor: David Tobing

    “);
    $(“#latestul”).append(“

  • “);
    $(“.loading”).show();
    var newlast = getLast;
    $.getJSON(“http://pekanbaru.tribunnews.com/ajax/latest/?callback=?”, , function(data) );
    }
    else if (getLast &begitu; 150)
    }
    });
    });

    function loadmore()

    BERITA TERKINI


    terima kasih telah baca informasi tentang
    VIDEO: KPP Bea Cukai Dumai Musnahkan Barang Impor Ilegal tidak Bertuan

    Sumber

    Loading...