Warga Jujuhan Akhirnya Tewas Sesudah Digigit Buaya, Ini Serangan Ketiga

    3
    Loading...

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Warga Jujuhan Akhirnya Tewas Sesudah Digigit Buaya, Ini Serangan Ketiga


    *Tewas di Klinik Darmasraya

    TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Selama enam bulan paling akhir sudah ada tiga mungkin konflik manusia dan buaya di Kecamatan Jujuhan. “Ini kejadian ketiga,” kata Hamrozi selaku rio atau kepala desa Aurgading Kecamatan Jujuhan, pada Minggu (9/9).

    Konflik paling akhir memakan nyawa warga Aurgading yang bernama Muslim (45), Sabtu (8/9) kemudian. Malang tidak bisa dijauhi Muslim meninggal sesudah sempat dibawa ke puskesmas terdekat.

    Dia menyampaikan baik dari yang terlihat atau desas-desus warga buaya ini timbul sebab satu karena.

    Hamrozi menyampaikan buaya-buaya yang dipanggil warga buaya katak ini timbul sebab adanya Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di hulu Sungai Jujuhan. Sungai lalu menjadi keruh, tercemar merkuri dan mengganggu habitat buaya di Sungai Jujuhan.

    Hamrozi lalu mengisahkan bagaimana mulanya Muslim yang berusia 45 tahun boleh digigit buaya. Awalnya Muslim dikenal merencanakan mandi di Sungai Jujuhan. Tetapi, saat Muslim akan mandi sekaligus berwudu sekeliling pukul 18.00 WIB seekor buaya berukuran 6 meter mendekat.

    Berdasarkan Keterangan Hamrozi selaku rio atau kepala desa Aurgading buaya lalu menyambar Muslim.

    “Buaya menariknya ke tengah Sungai Jujuhan. Tetapi Muslim masuk boleh melawan,” ujarnya.

    Muslim ternyata masuk boleh menyelamatkan diri. Saat ditarik, ya masuk sadar dan berusaha melepaskan gigitan buaya. Hamrozi menyampaikan kakinya luka parah. “Kaki kirinya di bagian betis dan paha hampir hancur,” ungkap Hamrozi.

    Muslim sempat diselamatkan warga. Kali hendak dibawa ke rumah sakit, pihak keluarganya tak sebab takut diamputasi. Muslim lalu minta diurut ke seorang dukun urut di Sungai Rumbai. Tapi keadaan kesehatannya menurun, Muslim lalu dilarikan ke Klinik Arba Kabupaten Darmasraya, Sumatera Barat.

    Tetapi Muslim meninggal pada pukul 01.30 WIB pagi hari. “Kali ini kita tengah menggali kuburnya untuk dimakamkan di desa,” ujarnya saat dihubungi via seluler.

    Sejak peristiwa ini Hamrozi menyampaikan banyak warga tak berani main ke sungai.

    Udin selaku Kepala Seksi Wiayah (SKW) 1 Tubuh Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jamb menyampaikan pihaknya telah menurunkan tim. “Tim kami telah di di TKP dan waktu bertugas menganalisa konflik satwa buaya yang sudah terjadi. Laporan lengap menyusul,” ujarnya.

    (bai)


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Warga Jujuhan Akhirnya Tewas Sesudah Digigit Buaya, Ini Serangan Ketiga

    Sumber

    Loading...