Warga Keberatan Tambaknya Dijadikan Disposal Kerukan Sedimentasi Sungai Kanal Banjir Timur

    21

    Informasi Menarik Terbaru – Informasi terbaru tentang
    Warga Keberatan Tambaknya Dijadikan Disposal Kerukan Sedimentasi Sungai Kanal Banjir Timur


    Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

    TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Pengelola tambak di Kelurahan Terboyo Kulon, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, menolak area tambaknya dijadikan area pembuangan (disposal) tanah lumpur hasil pengerukan sedimentasi Sungai Kanal Banjir Timur (KBT). Sebabnya, tambak itu masuk aktif dan sekejap lagi memasuki waktu panen.

    Seorang pengelola tambak bandeng, Teha Edy Djohar menyampaikan, penolakan terjadi pada 10 Juli kemudian. Waktu , beberap truk pengangkut tanah lumpur datang dengan kawalan petugas Satpol PP dan kepolisian. Seketika, Edy bersama sejumlah pengelola tambak semisalnya langsung menghalangi pembuangan disposal.

    “Tanpa pernah diajak bicara, banyak truk datang dengan kawalan petugas, buang tanah lumpur di tambak. Ya kita hentikan kegiatannya sebab tambak kan masuk sudah ada ikannya,” kata Edy kepada Tribun Jateng, Jumat (13/7/2018).

    Waktu menghalangi, Edy bersama teman-teman petambak lain sempat bersitegang dengan petugas. Edy dianggap menghalangi software pemerintah yakni normalisasi Sungai KBT yang waktu ini waktu berlangsung.

    Edy menyebutkan, dirinya membantah kalau dirinya dianggap menghalangi software pemerintah. Ya menyampaikan, lahan di kawasan yang menjadi tambak itu pastinya milik Pemkot Semarang. Hanya saja, dirinya bersama enam petambak lain telah bertahun-tahun mengelola kawasan itu.

    “Yang jadi persoalan, tambaknya masuk sudah ada ikannya. Aku tak mempersoalkan jika lahan digunakan untuk disposal sebab pastinya milik Pemkot. Tetapi setidaknya kita diajak bicara dahulu, diomongi dahulu,” ucapnya.

    Menurutnya, kejadian yang menimpanya adalah bentuk arogansi pemerintah sebab sebelumnya tak sudah ada sosialisasi atau pembicaraan dengan warga terkait disposal tanah lumpur pengerukan sedimentasi Sungai KBT.

    Kenyataannya, lanjut dia, waktu ini tambak ikan itu tengah memasuki waktu panen dan sejumlah tambak semisalnya masuk paruh panen.

    “Kita tak diberitahu sebelumnya, tau-tau sejumlah dump truk membawa lumpur datang dikawal aparat akan menimbun tambak-tambak ikan yang waktu kita kelola. Aku merasa tak diorangkan,” kesalnya.


    terima kasih telah baca informasi tentang
    Warga Keberatan Tambaknya Dijadikan Disposal Kerukan Sedimentasi Sungai Kanal Banjir Timur

    Sumber