Contoh Puisi

Apa anda pernah dengar Contoh Puisi anak sekolah? Tentu saja tiap orang pernah dengar dan membaca puisi di saat masih tempuh pengajaran di sekolah dasar. Puisi sebagai salah satunya kreasi sastra berbentuk tulisan yang memiliki kandungan irama, rima, ritma pada tiap liriknya.

Puisi jadi lokasi yang terindah untuk meluapkan semua isi hati seorang. Perihal ini pula yang pada akhirnya membuat lirik puisi dibungkus dalam bahasa yang imajinatif dan tersusun dengan kalimat yang penuh arti.

Tiap kata pada puisi ini memiliki kandungan seni hingga makin lebih konsentrasi pada pemakaian pilihan kata, bunyi, dan iramanya. Puisi ini terdiri jadi dua yakni puisi lama dan puisi baru yang mempunyai susunan dan ciri-ciri yang lain.

Pada puisi anak pada dasarnya tidak berlainan pada ketentuan pengerjaan puisi biasanya. Satu perihal sebagai keunikan ialah puisi anak ini mengulas mengenai dunia anak. Hingga penyeleksian kata yang dipakai untuk lirik lebih simpel dan gampang dimengerti. Isi puisi anak sejumlah besar berisi mengenai pengalaman atau suatu hal yang terkait dengan dunia anak.

Kenapa Kehadiran Puisi Anak Benar-benar Penting?

Puisi anak sebagai langkah yang terbaik dan aman dilaksanakan beberapa orang untuk memperlihatkan karakter hingga dapat ketahui kisah akan puisi itu. Puisi anak benar-benar berlainan dengan puisi dewasa dimulai dari segi irama, skema bunyi, citraan, dan perulangan.

Puisi anak penting karena mempunyai isi yang menyenangkan. Ini mempunyai tujuan untuk membenahi ketajaman imajinasi dan untuk meningkatkan imaji anak. Bunyi Contoh Puisi anak bisa juga menghidupkan semangat anak untuk mengenali bahasa.

Puisi anak penting karena tawarkan narasi yang simpel dan membahagiakan. Disamping itu berisi berkenaan rutinitas setiap hari dan dicatat berdasar pengalaman dunia beberapa anak. Ditambah sekarang ini banyak contoh puisi anak yang telah berada di buku dan internet.

Faedah Puisi Untuk Anak SD, SMP dan SMA

Puisi anak mempunyai banyak faedah jika diperkenalkan semenjak kecil. Kesempatan ini akan diterangkan berkenaan beberapa faedah manfaat puisi untuk anak. Secara lengkap dapat baca keterangan berikut:

Dengarkan dan membaca puisi dapat membuat anak latihan berimajinasi.
Anak dapat memperoleh psikologi yang bagus untuk hadapi dan menangani permasalahan secara baik.
Puisi akan membuat anak makin banyak wacananya dan dapat ketahui makna kehidupan.

Tawarkan irama yang cantik membuat anda dapat nikmati puisi, berminat untuk membaca, serta usaha untuk bikin puisi yang cantik. Nach, dengan begitu akan menolong anda untuk memperhalus budi pekerti dan menambahkan ilmu dan pengetahuan.

Mempunyai rasa untuk sama-sama menghargakan dan senang akan kualitas sastra Indonesia.
Faedah puisi anak ini bergantung dari kualitas puisi yang dibaca. Hingga bisa lebih bagus jika anak SD diperkenalkan dengan bermacam tipe puisi. Disamping itu makin lebih mengena kembali jika anak memperoleh pekerjaan untuk bikin puisi sendiri.

Contoh Puisi Untuk Anak Sekolah

Berikut kami ikut menyuguhkan beberapa Contoh Puisi anak sekolah dasar sebagai contoh yang dapat dibaca sebagai ide. Biasanya puisi anak menunjukkan arti kehidupan simpel yang didapat oleh anak proses dari bermain, belajar bahkan juga memerhatikan sekitar lingkungan. Puisi anak sekolah dasar mengenai berkebangsaan, puisi anak mengenai semangat belajar dan lain-lain.

Seandainya Saya Rajin Belajar

Seandainya saya rajin belajar….
Saya akan menjadi orang pandai
Demikian kata beberapa orang berpendidikan
Saya bakal menjadi guru berkualitas
Itu kata beberapa orang di sekitarku
Saya bakal menjadi pengarang lagu merdu
Kata ibuku yang selalu menyanyi bagiku

Seandainya saya rajin belajar….
Saya tidak menjadi orang bodoh
Tidak tahu apakah itu salah atau benar
Tidak pahami serius atau cuman canda
Saya tidak bakal menjadi pemungut sampah
Tidak dimaki orang dengan umpatan
Tidak dihina beberapa anak karena lusuh
Disangka maling barang rongsokan, bersedih

Seandainya saya rajin belajar….
Saya bakal menjadi penulis terkenal
Tidak seperti air masuk mulut lalu keluar
Saya bakal menjadi pohon jati kekar
Tidak seperti pohon pisang
Sekali bermakna kemudian mati
Tidak bermanfaat benar-benar seperti mimpi

Seandainya saya rajin belajar….
Saya tidak akan tinggal kelas
Saya tidak akan bodoh terus-terusan
Saya tidak akan terkena geram dari guru
Saya tidak akan peroleh nilai merah
Entahlah apalagi yang kudapat

Seandainya saya rajin belajar….
Saya bakal menjadi pelajar pandai
Saya kaan jadi mahasiswa berpendidikan
Saya bakal menjadi pimpinan negara besar
Saya bakal menjadi penyatu negeri, berkilau

Sayang, saya cuman berangan-angan
Sementara saya masih malas belajar
Tidak ingin membuka buku supaya pandai
Tidak ingin buka mata untuk cita
Orang juga terlanjaur yakin

Saya cuman beberapa orang bodoh
Tidak tahu apakah itu belajar
Tidak tahu apakah itu pandai
Tidak pahami apakah itu berpendidikan
Saya telah tidak tahu apa itu….
Belajar
Seandainya dahulu saya rajin belajar

Hari Pengajaran Nasional

Bila kau saksikan bendera merah putih berkibar dihalaman sekolah
Belum pasti disitu ada orang Indonesia
Bila kau dengar Pancasila dibacakan berkali-kali,
Belum pasti semuanya yang dengarnya punyai Tuhan Yang Maha Esa

Bila kau saksikan Pak Guru gunakan sepeda Kumbang,
itu tentu kau sedang mimpi berjumpa Oemar Bakri
Bila kau saksikan anak sekolah kenakan seragam,
yakinkan udel dan BH nya tidak terlihat oleh umum

Bila kau saksikan guru memukul siswanya, itu biasa
Bila kau saksikan sekolah – sekolah negeri dan swasta berbeda jauh,
itu karena saat ini pengajaran juga jadi kebun usaha
Bila kau saksikan Politikus janji mengenai pengajaran murah dan pintar,
lihatlah, pengajaran juga didramatisasi

Bila kau saksikan dosen-dosen mu tidak ada dimeja,
percayalah, mereka sedang benar-benar repot, masalah ini, dan masalah itu
Bila kau saksikan siswa tawuran,
terbiasalah, pengajaran kita ‘kan mengenai otot dan tulang,
bukan mengenai otak dan sosial emosional

Bila kau saksikan saya mengomentari saja,
yakinlah, lebih bagus ini,
dibanding diam dan dibodohi sampai tertidur dibangku mu.

Untukmu Guruku

Goresan cedera ialah kegetiran
saat kangen panggil
memasung semua tidak suka
dan sakit hati saat itu, kami ialah
jejeran kertas putih

tanpa arti
sepanjang itu kita berpagut
dalam keinginan
hari esok yang terhampar

sangat jauh demikian kabur
sekarang kurangkai kata
untuk semua kebersama-samaan
yang pernah ada

tanah ini sudah jadi saksi
mengenai tingkah
prestasi dan kenakalanku
saya kangen pada semua yang kulewati

deru angin dan tanah berdebu
benar-benar deras suaramu panggil
membawaku keluar dari kegelapan
dari ketidaktahuan

seperti tidak ada
untuk terima kasihku
ke bapak guru
ke ibu guru
pembawa sinar penerang gelapku

besok masih panjang
jalan masih sangat jauh
harapan harus ditegakkan
temaram di kaki langit
menemani cara
tanpa berbuntut

Lebaran Idul Fitri

Lebaran ……….. Lebaran!
Hari Raja …………. Hari Raja!
Hari Raja Aidil Fitri!

Disongsong dengan suka hati.
Tua dan muda.
Beberapa anak dan orang dewasa.
Baik lelaki atau wanita.

Semua senang, semua bersuka.
Pergi kemesjid jang besar.
Baju baru baju cantik!
Hati jang penuh berdebar.

Di rumah sudah ada.
Matjam2 kue, minuman dan apa sadja.
Ajo, silakan! Kita tak lagi puasa!
Sang Muslim berdjongkok di depan ibu.

Sudjud mentjium tangan ibu.
Meminta ampun, meminta maaf.
Ibu dan ajah keluarkan air mata.
Karena hatinja terharu dan senang.

Kebersihan Lingkungan

jaga kebersihan!
Kebersihan sebahagian dari iman.
Kebersihan mendjaga kesehatan.
Kebersihan mendjadi keelokan.
Kebersihan mendjadi kesenangan.

Sang Muslim selalu bersih.
Badju, tjelana dan sepatu selalu bersih.
Gigi disikat, mandi tiap hari.
Kaki dan tangan selalu ditjutji.

Sang Muslim bekerdja sendiri.
Menjapu lantai, menggosok bangku.
Tempat tidur dibikin bersih.
Sampah dihalaman dihimpun.

Sangat indah dilihat.
Ibu dan bapak selalu suka.
Jika bersih penjakit raib.
Jika kotor penjakit tiba.

Sang Muslim tak pernah lupa.
Sang Muslim tak pernah lalai.
Karena dia selalu ingat
Kebersihan bagian dari iman!

Bonekaku Elok dan Lucu

bonekaku yang elok
bonekaku yang lucu
bonekaku
saya suka di dekatmu

Baca Juga : SOAL MATEMATIKA KELAS 7

jika kamu raib
karena itu dunia ini
berasa hampa dan sunyi
oh bonekaku

seandainya kamu hidup
tentu kita akan bermain setiap waktu
saya ingin kamu jadi teman dekatku
di setiap waktu